SUARAUTARA.COM,Minahasa, Puncak kegiatan fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-121 di Desa Kayuwatu, Kecamatan Kakas Tahun 2024, ditandai dengan dibangunannya tugu peringatan di lokasi TMMD.
Pembangunan tugu ini dilakukan oleh tim Satgas TMMD sebagai simbol dari keberhasilan program yang telah dilaksanakan di desa tersebut.
Tugu peringatan ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan, tetapi juga merupakan bentuk penghormatan atas kerjasama antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di Desa Kayuwatu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dengan dibangunnya tugu ini, diharapkan semangat gotong royong yang telah terjalin selama kegiatan TMMD dapat terus dijaga dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain.
Program TMMD ke-121 di Desa Kayuwatu mencakup berbagai kegiatan fisik seperti pembangunan infrastruktur jalan, renovasi fasilitas umum, dan perbaikan rumah warga yang membutuhkan.
Selain itu, program ini juga melibatkan kegiatan non-fisik seperti penyuluhan kesehatan, pendidikan, dan kegiatan sosial lainnya.
Dansatgas TMMD ke-121 Letkol.Inf.Mutakbir menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan tugu peringatan ini merupakan hasil dari kerja keras dan dedikasi seluruh pihak yang terlibat.
“Kami berharap tugu ini akan menjadi monumen yang mengingatkan kita semua tentang pentingnya semangat kebersamaan dan gotong royong dalam membangun bangsa,” ujarnya.
Kegiatan TMMD ini merupakan salah satu wujud nyata dari kemanunggalan TNI dengan rakyat, di mana TNI hadir untuk membantu mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat, terutama di daerah-daerah yang masih tertinggal. Dengan berakhirnya TMMD ke-121 ini,(ara) diharapkan Desa Kayuwatu dapat terus berkembang dan kesejahteraan masyarakatnya semakin meningkat.(ara)
























