TK Cinta Kasih Ibu Honbola Lepas 14 Siswa Semangat Mencetak Generasi Emas di Tengah Keterbatasan

Senin, 15 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto istimewa : Tampak Kades Honbola Berikan Ijazah pada anak TK Cinta Kasih Ibu di dampingi Kepseknya

foto istimewa : Tampak Kades Honbola Berikan Ijazah pada anak TK Cinta Kasih Ibu di dampingi Kepseknya

SuaraUtara.com, Banggai – Taman Kanak-Kanak (TK) Cinta Kasih Ibu Desa Honbola menggelar acara Pelepasan dan Penamatan Siswa Tahun Ajaran 2025-2026 dengan tema “Menuju Masa Depan Gemilang Bersama Generasi Emas”.

Kegiatan tersebut berlangsung secara sederhana namun penuh makna di ruang pertemuan Kantor Desa Honbola, Sabtu (13/06/2026).

Acara dihadiri Kepala TK Cinta Kasih Ibu Sri Wahyuni Alagi bersama dua tenaga pendidik, Kepala Desa Honbola Yustina Maningku, Pdt. Olvi Margareta Singkuku, Ketua PKK Pertin Sakey, para orang tua siswa, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Pada tahun ajaran 2025-2026 ini, TK Cinta Kasih Ibu melepas sebanyak 14 siswa yang telah menyelesaikan pendidikan anak usia dini dan siap melanjutkan ke jenjang Sekolah Dasar.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Honbola Yustina Maningku menyampaikan apresiasi kepada para guru yang tetap menjalankan tugas dengan penuh dedikasi meski menghadapi keterbatasan anggaran.

Sebagai pemerintah desa, kami sangat mendukung keberadaan TK Cinta Kasih Ibu karena pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting dalam membangun generasi masa depan.

Walaupun terjadi efisiensi anggaran yang berdampak pada honor guru, kami tetap berupaya memberikan dukungan agar semangat para pendidik tidak surut,” ujarnya.

Yustina menjelaskan, honor guru TK yang sebelumnya sebesar Rp1 juta per bulan kini mengalami penyesuaian menjadi Rp850 ribu akibat kebijakan efisiensi anggaran. Meski demikian, pihaknya tetap berkomitmen mendukung keberlangsungan pendidikan di desa.

Ia juga mengungkapkan bahwa TK Cinta Kasih Ibu yang berdiri sejak tahun 2011 telah melahirkan banyak lulusan berprestasi. Bahkan sejumlah alumni masih mampu menunjukkan prestasi hingga tingkat SMA.

“Anak-anak yang pernah belajar di sini banyak yang berprestasi. Ini menjadi bukti bahwa pendidikan yang diberikan para guru sangat baik dan layak diapresiasi,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala TK Cinta Kasih Ibu Sri Wahyuni Alagi menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya di sekolah tersebut.

Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para orang tua yang telah menitipkan anak-anaknya kepada kami untuk dibimbing dan dididik selama ini,” ucapnya.

Dengan mata berkaca-kaca, Sri Wahyuni mengaku bangga dapat turut membentuk karakter dan kemampuan dasar anak-anak sebelum melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi.

Menurutnya, meskipun para guru hanya menerima honor yang terbatas, hal tersebut tidak mengurangi semangat mereka untuk mengabdikan diri demi mencerdaskan anak-anak Desa Honbola.

Ini adalah panggilan hati. Kami ingin melihat anak-anak desa memiliki masa depan yang lebih baik melalui pendidikan,” katanya.

Di kesempatan yang sama, salah satu orang tua siswa yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Babangbuyangge, Yudi, mengaku sangat terbantu dengan keberadaan TK Cinta Kasih Ibu.

Ia bersama istrinya merasa puas dengan perkembangan pendidikan anak mereka selama menempuh pendidikan di TK tersebut.

“Kami sangat bersyukur karena anak kami telah mendapatkan pendidikan dasar yang baik sebelum melanjutkan ke Sekolah Dasar. Kehadiran TK Cinta Kasih Ibu sangat membantu masyarakat, termasuk warga desa tetangga,” ungkap Yudi.

Acara pelepasan berlangsung penuh haru dan kebahagiaan. Para siswa menampilkan berbagai kreativitas sebagai bentuk perpisahan sekaligus ungkapan terima kasih kepada para guru yang telah membimbing mereka selama menempuh pendidikan di TK Cinta Kasih Ibu.

Melalui semangat kebersamaan dan dedikasi para pendidik, TK Cinta Kasih Ibu terus berkomitmen menjadi wadah pembentukan karakter dan pengetahuan dasar bagi anak-anak Desa Honbola menuju masa depan yang lebih gemilang.

Tak hanya itu para orang tua murid juga secara sukarela rela membawa makan berupa laukpauk  guna di nikmati bersama para orang tua murid
(AM’oks69)

Berita Terkait

Bupati Tojo Una-Una Buka Sosialisasi Program Hibah Kecil ASEAN ENMAPS
Satresnarkoba Polres Tojo Una-Una Ringkus Ayah dan Anak Terkait Dugaan Kasus Sabu
Kodim 0823/Situbondo Bersama Pemerintah Desa dan Masyarakat Bersihkan Sungai Kali Jumain
Satpolairud Polres Situbondo Kawal Arus Balik Ribuan Jamaah Haul Majemuk Ponpes Salafiyah Syafi’iyah
Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Touna Masuk Tahap P-21, Tersangka Segera Diserahkan ke JPU
Operasi Patuh Tinombala 2026, Satlantas Touna dan Dishub Pasang Cermin Tikung
Dinas PUPR Banggai Kelurakan SP 1 Lurah Bungin Timur Awasi Pembangunan di Jalan Imam Bonjol
Bukan Sekadar Seremonial Lurah Soho Wismoyo Jadikan Hari Kamis Momentum Bersih Bersih Bersama

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:15 WITA

Bupati Tojo Una-Una Buka Sosialisasi Program Hibah Kecil ASEAN ENMAPS

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:49 WITA

Satresnarkoba Polres Tojo Una-Una Ringkus Ayah dan Anak Terkait Dugaan Kasus Sabu

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:21 WITA

Kodim 0823/Situbondo Bersama Pemerintah Desa dan Masyarakat Bersihkan Sungai Kali Jumain

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:09 WITA

Satpolairud Polres Situbondo Kawal Arus Balik Ribuan Jamaah Haul Majemuk Ponpes Salafiyah Syafi’iyah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:00 WITA

Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Touna Masuk Tahap P-21, Tersangka Segera Diserahkan ke JPU

Berita Terbaru

Kab Tojo Una Una

Bupati Tojo Una-Una Buka Sosialisasi Program Hibah Kecil ASEAN ENMAPS

Sabtu, 31 Okt 2026 - 09:15 WITA