SUARAUTARA.COM,Minahasa – Pemerintah Kabupaten Minahasa melalui Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) penyusunan Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RPKD) Tahun 2025-2029 pada Senin (21/03/2025).
Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, S.S., secara resmi membuka kegiatan ini dan menegaskan pentingnya perencanaan yang strategis serta sistematis dalam menangani persoalan kemiskinan di daerah.
“Penyusunan RPKD menjadi kunci bagi pemerintah daerah dalam merancang serta mengimplementasikan kebijakan yang tepat sasaran guna menurunkan angka kemiskinan ekstrem. Langkah ini harus dilakukan secara terukur dan melibatkan semua elemen masyarakat,” ujar Vanda Sarundajang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga menyoroti bahwa kemiskinan bukan sekadar persoalan ekonomi, tetapi juga berkaitan dengan akses terhadap pendidikan, kesehatan, serta infrastruktur yang memadai. Oleh karena itu, solusi yang dihadirkan harus bersifat menyeluruh dan melibatkan berbagai pihak, termasuk sektor swasta dan organisasi masyarakat.
“Kita harus bekerja sama dan memastikan bahwa program yang dirancang benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama mereka yang berada dalam kategori miskin ekstrem,” tambahnya.
Rakor ini dihadiri oleh sejumlah Kepala Dinas, Badan, serta para pemangku kepentingan terkait. Berbagai strategi dan program dikaji secara mendalam untuk memastikan efektivitas RPKD dalam lima tahun ke depan.
Dengan adanya Rakor ini, diharapkan kebijakan dan program pengentasan kemiskinan di Minahasa dapat lebih terarah, berkelanjutan, serta memberikan hasil yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat.(ara)
























