Suarautara.com, Banggai – Keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi seseorang untuk meraih prestasi. Hal itu dibuktikan oleh Humairah, siswi SD Negeri 1 Nambo, Kecamatan Nambo, Kabupaten Banggai, yang berhasil meraih Juara II Lomba Pidato Bahasa Inggris Tingkat SD/MI se-Kabupaten Banggai.
Pada ajang DSLNG Smart Competition 2026 yang diselenggarakan melalui program kolaborasi CSR PT Donggi Senoro LNG (DSLNG) bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai.
bertempat di SMP Negeri Mirqan luwuk Selatan pada 5/08/2026.
Prestasi membanggakan tersebut diketahui awak media pada Kamis (6/8/2026). Di balik keberhasilannya tersimpan kisah perjuangan yang menginspirasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Humairah merupakan putri dari pasangan Suratno Mahmud dan Minallah, keluarga sederhana yang tetap berupaya memberikan dukungan penuh terhadap pendidikan anaknya.
Meski tidak memiliki biaya untuk mengikuti kursus atau les Bahasa Inggris, Humairah memilih belajar secara mandiri.
Berbekal sebuah telepon genggam yang dibelikan kedua orang tuanya, ia memanfaatkan berbagai materi pembelajaran melalui internet untuk mengasah kemampuan berbahasa Inggrisnya setiap hari.
Lahir dan besar di Desa Koyoan, Kecamatan Nambo, Humairah dikenal sebagai anak yang cerdas, disiplin, dan memiliki semangat belajar yang tinggi. Di lingkungan sekolah, ia aktif berkomunikasi dengan teman-temannya dan dikenal memiliki minat besar terhadap Bahasa Inggris.
Keberhasilan yang diraih Humairah tidak lepas dari peran kedua orang tuanya yang selalu mendampingi proses belajarnya di rumah.
Selain itu, dukungan kepala sekolah, wali kelas, seluruh guru, serta pelatih yang terus memberikan motivasi dan ruang untuk mengembangkan kemampuannya turut menjadi faktor penting dalam perjalanan prestasinya.
Menurut para guru, Humairah juga dikenal memiliki sikap santun dan sering menjadi teladan bagi teman-teman sekelasnya. Kerajinan, kedisiplinan, dan kemauan belajarnya menjadi contoh bahwa kesuksesan lahir dari proses panjang yang dijalani dengan tekun.
Prestasi yang diraih Humairah bukan sekadar tentang membawa pulang medali, piala, dan hadiah. Lebih dari itu, keberhasilannya menjadi bukti bahwa mimpi dapat diraih oleh siapa saja yang memiliki tekad, kerja keras, dan dukungan keluarga serta sekolah.
Kisah Humairah diharapkan menjadi inspirasi bagi anak-anak lainnya di Kabupaten Banggai untuk terus belajar, berani bermimpi, dan tidak menjadikan keterbatasan sebagai alasan untuk berhenti berjuang.(AM’oks69).

























