Banggai, Suarautara.com — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten (Dikbud) Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng) melalui Bidang PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) menyelenggarakan pelatihan motivasi bagi 60 peserta didik program pendidikan kesetaraan, (2/8/2025)
Kegiatan yang digelar di salah satu hotel di Kota Luwuk ini mendapat dukungan dari JOB Tomori, sebagai bagian dari komitmen terhadap pembangunan pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kabid PAUD dan PNF, Syamsul Bahri Lanta, S.STP, yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk membangkitkan kembali semangat belajar para peserta didik kesetaraan yang pernah putus sekolah atau tidak sempat melanjutkan sekolah sebelumnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Mereka adalah anak-anak hebat yang tidak menyerah oleh keadaan. Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya kami untuk membangun kepercayaan diri mereka agar mampu meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Syamsul Bahri.

Sesi motivasi utama dibawakan oleh Rastono Sumardi, seorang praktisi pendidikan dan penggiat literasi kabupaten Banggai yang dalam penyampaian yang menyentuh, Rastono mengajak para peserta untuk terus bermimpi dan tidak menyerah pada keadaan masa lalu.
“Menjadi bagian dari perjuangan kalian adalah kehormatan. Kalian adalah pejuang kehidupan. Yang terpenting bukan di mana kalian pernah jatuh, tapi bagaimana kalian bangkit dan bermimpi kembali. Jika sungguh-sungguh, Tuhan akan tunjukkan jalannya,” tegas Rastono yang juga Sekretaris Diskominfo Banggai.
Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya belajar sepanjang hayat dan pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana pengembangan diri. Dalam era serba cepat saat ini, peserta didik didorong untuk belajar secara mandiri melalui platform digital seperti YouTube Edukasi, aplikasi pembelajaran gratis, dan pelatihan daring yang dapat diakses melalui perangkat sederhana.
“Dengan HP sederhana pun, kalian bisa belajar apa saja. Dunia ada di genggaman. Yang kalian butuhkan hanya tekad untuk berkembang,” tambahnya.
Perwakilan dari JOB Tomori yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasinya atas sinergi yang dibangun antara dunia pendidikan dan sektor industri, serta komitmennya untuk terus mendukung program-program pendidikan, khususnya di wilayah sekitar operasional perusahaan.
Para peserta, yang berasal dari berbagai pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) di Kabupaten Banggai, tampak antusias mengikuti pelatihan. Banyak dari mereka merasa lebih percaya diri dan termotivasi setelah sesi berlangsung.
“Sekarang saya senang bisa lanjut sekolah lagi. Saya tidak malu lagi bilang saya peserta kesetaraan,” ucap salah satu peserta, dengan mata berkaca-kaca.
Pelatihan ini menjadi contoh sinergi antara pemerintah daerah, sektor dunia usaha, dan masyarakat dalam memperkuat pendidikan inklusif dan berkelanjutan. Harapannya, kegiatan seperti ini terus berlanjut sebagai bentuk nyata keberpihakan terhadap pendidikan untuk semua.
[Diskominfo/ Dewi Qomariah]






















