Jabatan Adalah Amanah Jangan Jadi Alat Tentukan Nasib Orang lain, Tegas Advokat Rikha Permatasari

Rabu, 29 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Advokat Rikha Permatasari

Advokat Rikha Permatasari

Suarautara.com,MOJOKERTO-Advokat Rikha Permatasari menegaskan bahwa penyidik Polres Mojokerto maupun Hakim Tunggal Perkara Praperadilan di Pengadilan Negeri Mojokerto bukanlah Tuhan.

Karena itu, tidak boleh ada tindakan yang melampaui Kewenangan Hukum Demi Ambisi Jabatan, Kepentingan Kekuasaan, ataupun Pembenaran yang Menyimpang dari Nurani Keadilan.

“Jabatan adalah Amanah, bukan Alat untuk menentukan Nasib orang lain secara sewenang-wenang. Tidak ada manusia yang berhak bertindak seolah lebih tinggi dari Kebenaran,” tegas Rikha Permatasari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Advokat Rikha Permatasari melangkah sesuai Instrumen Konstitusional, ia menyatakan akan menempuh langkah-langkah Hukum Resmi untuk memastikan apakah Instrumen Lembaga Negara di Indonesia masih Berfungsi sebagaimana mestinya,bukan hanya berlandaskan Logo dan Stempel dalam Melindungi RAKYAT KECIL, Menjaga Hak Asasi Manusia, dan Menegakkan Hukum secara Adil.

Menurutnya, ketika Masyarakat Kecil merasa tidak Didengar di satu Ruang, maka Negara masih memiliki banyak Pintu Konstitusional yang harus diKetuk agar suara mereka sampai kepada para Pemimpin Bangsa.

Advokat Rikha Permatasari menyebut telah melayangkan lima Goresan tinta yang Lahir dari Air Mata dan Jeritan keluarga Wartawan Amir—sebuah Keluarga Sederhana yang masih Berharap ada Pemimpin Negeri yang Tegak Lurus memandang Kebenaran Sejati, bukan Sekadar Pembenaran yang di Bangun di atas Rekayasa, Manipulasi, dan Penyalahgunaan Kekuasaan.

“Di balik setiap surat yang kami layangkan, ada Tangis 2 anak yang merindukan Ayahnya, ada keluarga yang menunggu Nafkah, ada RAKYAT KECIL yang hanya ingin diperlakukan adil,” ujarnya.

Rikha juga menegaskan bahwa Masyarakat Kecil dan Seluruh Rakyat Indonesia memiliki Kedudukan yang sama di Mata Hukum. Negara Hukum, menurutnya, harus dibuktikan dengan Keberanian Melindungi yang Lemah dan Menindak Ketidakadilan tanpa pandang bulu.

“Hukum yang Benar adalah Hukum yang Adil dan Bijaksana. Hukum harus berpihak kepada kaum lemah yang membutuhkan Perlindungan, bukan Tajam ke bawah dan Tumpul ke atas,”ujarnya

Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa Perjuangan ini bukan semata untuk satu orang, melainkan untuk memastikan bahwa setiap rakyat Indonesia masih memiliki tempat yang sama di hadapan hukum dan masih bisa berharap kepada Negaranya sendiri.

Yani. S

Berita Terkait

Gelar Simulasi Abandon Ship Drill Bersama ASDP Pagimana Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Keadaan Darurat di Laut
Banggai Kreatif Go Internasional Rastono Sumardi Dipercaya Menjadi Pembicara Seminar Puisi Internasional di Padang
Langkah Sunyi Seorang Perintis Nelson Pomalingo dan Jejak Sejarah PENAS XVII Gorontalo
Sukses Jadi Tuan Rumah PENAS XVII Wasatpel Deni S.M Abdul Pastikan Keberangkatan 150 Kontingen KTNA Banggai Berjalan Lancar
Warga RW 09, Tegal Sari Guyub Gelar Tasyakuran Muharam 1448 H Lewat Tradisi Barikan
Tabligh Akbar Toili Barat Hadirkan Ustadz Abey Ghifran Camat Bambang Abdullah Mengajak Masyarakat Merajut Silaturahmi dan Keimanan
Berkantor Langsung di Desa Camat Bambang Abdullah Wujudkan Pelayanan Cepat dan Efektif Melalui CAKRA DESA
Dukung Visi Bupati Banggai Camat Tolbar Bambang Abdullah Hadirkan SATKER DIGITAL untuk Pelayanan Publik Modern

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 00:10 WITA

Gelar Simulasi Abandon Ship Drill Bersama ASDP Pagimana Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Keadaan Darurat di Laut

Jumat, 26 Juni 2026 - 23:09 WITA

Banggai Kreatif Go Internasional Rastono Sumardi Dipercaya Menjadi Pembicara Seminar Puisi Internasional di Padang

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:18 WITA

Langkah Sunyi Seorang Perintis Nelson Pomalingo dan Jejak Sejarah PENAS XVII Gorontalo

Jumat, 26 Juni 2026 - 17:35 WITA

Sukses Jadi Tuan Rumah PENAS XVII Wasatpel Deni S.M Abdul Pastikan Keberangkatan 150 Kontingen KTNA Banggai Berjalan Lancar

Jumat, 26 Juni 2026 - 05:34 WITA

Warga RW 09, Tegal Sari Guyub Gelar Tasyakuran Muharam 1448 H Lewat Tradisi Barikan

Berita Terbaru