Suarautara.com, Tojo Una-una – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tojo Una-Una kini memiliki perangkat Display Informasi Cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Perangkat yang telah terpasang di lingkungan Kantor BPBD Touna sejak beberapa bulan lalu tersebut kini telah berfungsi dan siap mendukung pemantauan kondisi cuaca.
Keberadaan fasilitas ini diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam mengantisipasi potensi bencana alam, khususnya bencana hidrometeorologi yang dipicu oleh kondisi cuaca ekstrem.
Kepala BPBD Touna, Sigit Labolong, mengatakan bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Mutiara SIS Al-Jufri Palu, Taufiq Hidayah, S.Si., M.Si., dan diterima oleh Bupati Tojo Una-Una, Ilham Lawidu, di Kantor Bupati Tojo Una-Una.
“Penyerahan bantuan ini merupakan bentuk sinergi antara BMKG dan Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una dalam memperkuat sistem informasi meteorologi sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan daerah menghadapi potensi bencana hidrometeorologi,” terang Sigit, Senin (2/11/2026).
Ia menjelaskan, Display Informasi Meteorologi tersebut akan dimanfaatkan sebagai media penyajian informasi cuaca secara real time di lingkungan pemerintah daerah.
Menurutnya, kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat mendukung proses pengambilan keputusan, mempercepat penyebarluasan informasi cuaca kepada masyarakat, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat berdampak pada keselamatan warga.
Sigit menambahkan, dukungan sarana informasi meteorologi tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat koordinasi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dengan BMKG, khususnya dalam mewujudkan pelayanan informasi cuaca yang lebih cepat, akurat, dan mudah diakses masyarakat.
Dengan tersedianya perangkat tersebut, pemerintah daerah diharapkan dapat semakin optimal dalam melakukan langkah antisipasi dan mitigasi terhadap berbagai potensi bencana akibat perubahan kondisi cuaca.
Kabupaten Tojo Una-Una yang memiliki wilayah daratan, pesisir, dan kepulauan membutuhkan dukungan informasi cuaca yang memadai untuk menunjang aktivitas masyarakat. Perubahan cuaca dapat berdampak langsung terhadap aktivitas nelayan, transportasi laut, hingga masyarakat yang bermukim di kawasan rawan bencana.
Karena itu, berfungsinya perangkat Display Informasi Cuaca di Kantor BPBD Touna diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen pendukung dalam meningkatkan kewaspadaan dini, mengoptimalkan langkah mitigasi, serta memperkuat koordinasi dengan BMKG dan instansi terkait.
“Keberadaan fasilitas ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana akibat faktor cuaca,” tutupnya.













