SUARAUTARA. COM, BUOL – Intensitas curah hujan di wilayah Kabupaten Buol dilaporkan meningkat sejak pukul 15.30 WITA, Sabtu (28/2/2026). Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang terjadi di sejumlah titik dan berpotensi memicu bencana hidrometeorologi.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah, termasuk Buol. Kondisi ini dapat menyebabkan banjir, tanah longsor, pohon tumbang, hingga gelombang tinggi di perairan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Buol, Mph Kachfi Mardjun, kepada Suara Utara, Sabtu (28/2/2026), mengatakan pihaknya telah menyiagakan personel dan melakukan pemantauan intensif sejak peningkatan curah hujan sore tadi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Curah hujan mulai meningkat sejak pukul 15.30 WITA. Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan siaga, terutama di wilayah rawan bencana,” ujarnya.
Ia secara khusus mengingatkan warga yang bermukim di pesisir pantai untuk mewaspadai potensi gelombang tinggi dan angin kencang. Nelayan diminta memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut.
Bagi masyarakat yang tinggal di lereng gunung atau perbukitan, diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tanah longsor, terutama saat hujan berlangsung dengan intensitas tinggi dan durasi lama.
Sementara itu, warga yang berada di bantaran sungai diimbau untuk terus memantau debit air dan segera mengamankan barang berharga apabila terjadi kenaikan permukaan air secara tiba-tiba.
BPBD Kabupaten Buol terus berkoordinasi dengan pemerintah desa, kecamatan, hingga kabupaten guna memastikan kesiapsiagaan menghadapi dampak cuaca ekstrem. Masyarakat diminta segera melaporkan kepada aparat setempat apabila terjadi kondisi darurat.(u can)
























