KOTAPALU, (suarautara.com) – Rektorat Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Sulawesi Tengah, bersama pengurus wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Suteng melakukan penguatan moderasi beragama kepada masyarakat desa Binaan yakni di desa Silabia Parigi Moutong,

PW GP Ansor Sulteng, berkomitmen bersama untuk mendukung langkah UIN Datokarama Palu akan mensosialisasikan moderasi agama sampai ketingkatan desa dibeberapa wilayah kabupaten Kota.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“ untuk mewujudkan dan meningkatkan kualitas kerukunan umat beragama, moderasi beragama dapat dikatakan sebagai cara beragama yang moderat, untuk menghindari keekstreman dalam praktik beragama,” terang Riski Lembah, SH ketua PW Ansor Sulteng, kepada media ini, Rabu, (1/2/2023), saat dihubungi.

Riski menyampaikan moderasi beragama bisa dimulai dari diri sendiri. Bagimana mengawal Moderasi beragama dan membangun karakter masyarakat untuk lebih memahaminya untuk diimplementasikan di tengah-tengah masyarakat.
“Sulteng dikenal sebagai kota toleransi. Tentunya, ini bisa menjadi salah satu tolak ukur bahwa masyarakat Sulteng sudah dari dulu menerapkan moderasi beragama,” terangnya.
Sementara itu, Rektor UIN Datokarama Prof Sagaf Pettalongi mengatakan masyarakat Kabupaten Parigi Moutong, menjadi sasaran sosialisasi moderasi beragama, lebih khusus di desa Silabia.
Sagaf menjelaskan moderasi beragama dapat dikatakan sebagai cara beragama yang moderat, untuk menghindari keekstreman dalam praktik beragama.

“Moderasi beragama bukanlah moderasi agama. Sebab, moderasi beragama berada pada tataran sosiologis yang dalam wilayah praktek keberagamaan di kehidupan sosial kemasyarakatan dan menjalin hubungan sosial dengan orang lain,” katanya.
Rektor UIN Palu Prof Sagaf Pettalongi bersama PW Ansor Sulteng menyampaikan arahan dalam kegiatan peningkatan kapasitas warga transmigrasi di Desa Silabia, Kabupaten Parigi Moutong.
Dalam kegitan itu juga, Rektor UIN Datokarama Palu Prof Sagaf Pettalongi, di damping Purek II, Dr. H. Kamaruddin, M.Ag, menyerahkan bantuan alat memasak kepada kelompok usaha di desa Silabia, ketua PW Ansor Sulteng, Risky Lembah, SH, Wakil ketua, Rudiyanto Sudarman, SE, beberapa staff dan Mahasiswa UIN.
(SU/HO-Humas UIN Palu)/ Pewarta : Rudiyanto

























