SUARAUTARA.COM, PALU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah akan menggelar kegiatan akbar bertajuk “Bukber Nambaso” di Halaman Kantor Gubernur Sulteng, Kota Palu, pada Jumat (6/3/2026). Agenda kebersamaan di bulan suci Ramadan ini dipastikan melibatkan sekitar 10.000 undangan dari berbagai kalangan, sekaligus menyiapkan 10.000 porsi makanan gratis untuk masyarakat.
Gubernur Anwar Hafid menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar buka puasa bersama, melainkan momentum strategis untuk memadukan nilai religius, edukasi generasi muda, serta penguatan ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan UMKM lokal.
“Bukber Nambaso ini menjadi ruang silaturahmi besar antara pemerintah dan masyarakat. Kita ingin menghadirkan Ramadan yang tidak hanya khusyuk secara spiritual, tetapi juga berdampak sosial dan ekonomi,” ujar Gubernur.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
5.700 Pelajar Ikuti Penyuluhan Bahaya Narkoba
Salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut adalah penyuluhan bahaya narkoba yang akan diikuti 5.700 siswa SMA/SMK se-Sulteng. Edukasi ini akan digelar sebelum waktu berbuka puasa dan melibatkan jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah.
Menurut Gubernur, pelibatan ribuan pelajar merupakan langkah preventif untuk membentengi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika yang kian kompleks.
“Kita ingin anak-anak kita mendapatkan pemahaman langsung dari aparat penegak hukum tentang bahaya narkoba, baik dari sisi hukum maupun dampak sosialnya,” tegasnya.
Pemerintah berharap kegiatan ini mampu menanamkan kesadaran sejak dini sekaligus memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan aparat keamanan dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan bebas narkoba.
Libatkan UMKM Lokal, Dongkrak Ekonomi Rakyat
Tak hanya fokus pada aspek edukasi, Bukber Nambaso juga dirancang sebagai panggung pemberdayaan ekonomi masyarakat. Ribuan porsi makanan yang disiapkan berasal dari pelaku UMKM lokal yang akan membuka lapak di sepanjang Jalan Sam Ratulangi.
Panitia memastikan beragam menu makanan dan minuman tradisional hingga kekinian akan tersedia, sehingga memberi peluang peningkatan omzet bagi pelaku usaha kecil dan menengah di momen Ramadan.
Wakil Gubernur Reny Lamadjido yang memimpin langsung koordinasi lapangan menyampaikan bahwa seluruh fasilitas penunjang telah dipersiapkan secara matang.
“Kami menyiapkan area salat berjamaah, tempat wudhu, serta armada distribusi air bersih agar masyarakat yang hadir tetap nyaman dan tertib selama kegiatan berlangsung,” ujarnya.
Pengamanan dan Teknis Pelaksanaan
Untuk mengantisipasi membludaknya peserta, panitia bekerja sama dengan aparat kepolisian dan instansi terkait guna mengatur lalu lintas serta sistem pengamanan di sekitar lokasi acara. Skema pengaturan parkir dan arus kendaraan juga telah disiapkan agar tidak mengganggu aktivitas warga di pusat Kota Palu.
Panitia mengimbau masyarakat yang hadir untuk tetap menjaga ketertiban, kebersihan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran acara.
Momentum Kebersamaan Ramadan
Bukber Nambaso 2026 diharapkan menjadi simbol kebersamaan dan kepedulian sosial Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah di bulan Ramadan 1447 Hijriah. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata komitmen pemerintah dalam membangun daerah yang religius, sehat, serta berdaya saing melalui kolaborasi lintas sektor.
Dengan target 10.000 peserta dan keterlibatan ribuan pelajar, Bukber Nambaso diproyeksikan menjadi salah satu agenda Ramadan terbesar di Sulawesi Tengah tahun ini.**






















