Apa karena malas
Tega menempuh jalan pintas
Atau karena manja
Kelicikan yang bekerja
Negeri ini kaya
Mengapa korupsi peringkat pertama
Apa sebabnya
Aku hanya mengumpat dalam jiwa
Bumi Pertiwi elok rupa kala dipandang mereka dan bukan kita
Ramah luar biasa
Santun budi pekertinya
Tetapi siapa sangka
Salahnya dimana
Koruptor merajalela
Ketangkap tangan biasa
Mengapa tak jera
Seringkali hukum dikelabui
Muslihat di sana-sini
Tak mengira seperti ini
Mengapa tega mengkhianati
Dosa tak terbersit di hati
Tergiur kilau duniawi
Lupa harga diri
Tertangkap baru menyesal dan menyadari
Kemarau setahun tak berarti
Kala diguyur hujan sehari
Beribu jasa tak berarti
Naif kala pengabdian dikebiri
Menjadi pintar seperti ini tak sudi
Sederet gelar sekadar basa-basi
Kejujuran yang hakiki
Kemuliaan hati cermin suci
Pasuruan
13 Juli 2026
(76)













