Pemdes Dopalak Bentuk Majelis Adat Desa dan Panitia Pembangunan Ponpes

Rabu, 23 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kades Dopalak, Umar B. Munggeli saat memimpin Rapat Pembentukan Majelis Adat Desa dan Panitia pembanguna Ponpes dihadiri Muspika Paleleh serta seluruh tokoh Adat dan Tokoh MAsyarakat Desa Dopalak

Kades Dopalak, Umar B. Munggeli saat memimpin Rapat Pembentukan Majelis Adat Desa dan Panitia pembanguna Ponpes dihadiri Muspika Paleleh serta seluruh tokoh Adat dan Tokoh MAsyarakat Desa Dopalak

BUOL, SUARAUTARA.COM – Sejarah baru kembali tercipta di desa Dopalak Kecamatan Paleleh kabupaten Buol, saat pemerintah desa dibawah pimpinan Kades Umar B.Munggeli, saat memimpin rapat pembentukan Majelis Adat Desa yang pertama dan pembentukan panitia pembangunan Pondok Pesantren desa Dopalak periode 2021-2024, bertempat di Aula Kantor Desa,Senin (21/06).

Kegiatan ini turut dihadiri Muspika Kecamatan Paleleh,  Mewakili Polsek Paleleh, Brigpol Ramadan, Babinsa Simon, Dan Mustapa Basiman S.Sos dari pihak Kecamatan Paleleh, Sekretaris Majelis Adat Kecamatan Paleleh Ibrahim Masri, serta dihadiri seluruh tokoh Adat dan tokoh Masyarakat desa Dopalak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ditemui awak media usai rapat tersebut, Kades Dopalak Umar B. Munggeli mengatakan, untuk mengurus “Desa Adat” harus dilakukan dengan sungguh-sungguh dan tidak hanya sekedar retorika.

“ Lembaga kemasyarakatan desa (LKD) dan lembaga adat desa (LAD) diatur dengan peraturan menteri dalam negeri RI. Permendagri 18 tahun 2018 tentang lembaga kemasyarakat desa dan lembaga adat desa”, Jelas Kades.

Lebih lanjut Ia menjelaskan, Lembaga Adat Desa atau sebutan lainnya (LAD) dalam ketentuan umum Permendagri 18 Tahun 2018 tentang lembaga kemasyaraakatan Desa dan Lembaga Adat Desa adalah lembaga yang menyelenggarakan fungsi adat istiadat dan menjadi bagian dari susunan asli desa yang tumbuh dan berkembang atas prakarsa masyarakat desa.

Menurut Along Sapaan akrabnya menambahkan, desa Dopalak merupakan area pertambangan rakyat dan memiliki kelebihan potensi alam desa lainnya dan desa Dopalak menjadi yang terbaik di Buol khususnya di Kecamatan Paleleh yang tidak lepas dari keberadaan Desa Adat yang menjadi Ruhnya.

“Jalan bagus, fasilitas penunjang  bagus, tidak ada artinya kalau tidak ada jiwa di wilayah itu. Ruh yang ada di desa adat,” tegasnya.

Oleh karena itu Kades Dopalak meminta kepada Majelis Desa Adat yang sudah terbentuk menuntaskan apa yang menjadi mandat dan tugas- tugas yang dijalankan nanti. Ia menyerahkan sepenuhnya pembangunan desa adat kepada Majelis Desa Adat.

 “Tugas saya sebagai Kades adalah memfasilitasi. Tidak usah meminta, saya akan memberi. Ini tugas pemerintah,” kata Along.

Kades mengajak seluruh komponen masyarakat serta tokoh adat dan tokoh masyarakat Dopalak untuk senantiasa mendukung kinerja Majelis Adat Desa ini untuk mengembalikan lagi tujuan bersama dalam membangun desa dengan gotong royong dan senantiasa menjunjung tinggi adat istiadat dan kebersamaan dalam membangun desa untuk lebih baik lagi kedepan.

Sekedar diketahui untuk Lembaga kemasyarakatan desa (LKD) dalam permendagri 18 Tahun 2018 tentang Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Lembaga Adat Desa maksudnya adalah wadah partisipasi masyarakat, sebagai mitra pemerintah desa, ikutserta dalam perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan pembangunan, serta meningkatkan pelayanan masyarakat desa.[arp]

 

 

Berita Terkait

Antisipasi Cuaca Ekstrem dan Kapal Tenggelam, Satpolairud Polres Situbondo Perketat Patroli Perairan Kalbut
Kementan RI Dinas TPHP Banggai dan AKPY-BPDP-Ditjenbun Dorong Kompetensi SDM Tingkatkan Produktivitas TBS Pekebun
Rapat Persiapan MTQ XXIII Bangkep TNI Siap Dukung Pengamanan Pelaksanaan di Totikum Selatan
Pengajian Umum Dalam Rangka Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Dan Selamatan Desa Batu Salang
Dugaan Mahar Alsintan Rp150 Juta Mencuat Mentan Amran Minta Kapolresta Banggai Usut Tuntas
Petani Mengadu Soal Pupuk Bersubsidi Mentan Amran Copot Manajer Pupuk di Banggai
Bagikan Kebahagiaan Bersama 50 Anak Yatim Pertamina EP Donggi Matindok Catat 1,7 Juta Jam Kerja Selamat
Air Mulai Langka, Babinsa Pastikan Tak Ada Warga yang Berebut Setetes Harapan

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 10:14 WITA

Antisipasi Cuaca Ekstrem dan Kapal Tenggelam, Satpolairud Polres Situbondo Perketat Patroli Perairan Kalbut

Senin, 14 September 2026 - 20:15 WITA

Rapat Persiapan MTQ XXIII Bangkep TNI Siap Dukung Pengamanan Pelaksanaan di Totikum Selatan

Senin, 14 September 2026 - 11:44 WITA

Pengajian Umum Dalam Rangka Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Dan Selamatan Desa Batu Salang

Sabtu, 12 September 2026 - 00:32 WITA

Dugaan Mahar Alsintan Rp150 Juta Mencuat Mentan Amran Minta Kapolresta Banggai Usut Tuntas

Jumat, 11 September 2026 - 20:49 WITA

Petani Mengadu Soal Pupuk Bersubsidi Mentan Amran Copot Manajer Pupuk di Banggai

Berita Terbaru