Buol, Suarautara.com – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Buol, Munawir A. Nouk, S.STP, MM secara resmi melepas Sinta Ihlas Mahasiswa dari Universitas Sulbar setelah melakukan Magang kurang lebih 6 bulan di kantor Bapenda Buol.
Pelepasan Mahasiswi asal Kabupaten Majene Sulbar ini karena telah menyelesaikan masa Magang dan Kembali ke daerahnya.
Selain melepas Mahasiswi Magang ini, Kepala Bapenda juga memberikan penghargaan atas apa yang telah dicapai selama magang dan menjadi bahan laporan ke Universitas asal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan yang berlangsung di depan Kantor Bapenda Senin (23/6), ini turut
disaksikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Buol, Dadang, SH, MH.,juga turut dihadiri oleh AK Abdul Waris, S.Sos selaku Kepala Bidang Pendapatan, Supardi, SE Kepala Sub Bidang Penagihan, Irganto selaku Kasubag Kepegawaian dan peserta apel.
Dalam sambutannya, Kepala Bapenda Munawir A. Nouk, S.STP, MM menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas dedikasi serta kontribusi Mahasiswa magang selama menjalani praktik kerja di lingkungan Bapenda. Ia berharap pengalaman yang diperoleh dapat menjadi bekal berharga untuk pengembangan kapasitas akademik dan profesional para mahasiswa di masa depan.
“Kehadiran mahasiswa magang memberi warna dan semangat baru dalam lingkungan kerja kami, apalagi berasal dari luar daerah. Semoga ilmu dan pengalaman yang didapatkan selama di Buol bisa menjadi modal penting dalam perjalanan karier ke depan,” ujar Mantan Sekretaris DPRD Buol ini.
Penghargaan diberikan kepada Sinta Ihlas sebagai bentuk apresiasi atas keterlibatan mereka dalam mendukung tugas-tugas teknis dan administrasi di Bapenda Buol.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada pihak Universitas Sulbar atas kepercayaannya menjadikan Kabupaten Buol sebagai lokasi magang. Ia berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut ke depannya.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan dunia pendidikan tinggi, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang administrasi publik dan tata kelola pemerintahan daerah,” pungkasnya.(Ardiansyah/Red)






















