Benarkah Alasan Belum Rampungnya Bangunan Serbaguna Desa Dopalak, Akibat Pekerja Tukang Kurang Disiplin ?

Sabtu, 12 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BUOL, SUARAUTARA.COM Menyikapi pernyataan Kepala Cabang Kejaksaan Negeri (Kacabjari) Paleleh Kabupaten Buol yang bakal melayangkan surat panggilan kepada pelaksana proyek pembangunan Gedung Serbaguna Desa Dopalak yang disinyalir bermasalah, suarautara.com mencoba melakukan konfirmasi langsung kepada sejumlah pihak yang berkaitan langsung dengan pekerjaan proyek pembangunan tersebut.

Dari hasil konfirmasi yang dihimpun redaksi, Pejabat Sementara (Pjs) Kades Dopalak Tahun 2018, Emil D Binol, menyebut bilamana pekerjaan yang mata anggarannya bersumber dari Dana Desa tersebut, sudah pernah diperiksa oleh pihak Kepolisian maupun Kejaksaan.

Dari keterangan Emil, salah satu faktor urgen terhambatnya aktifitas pembangunan gedung tersebut adalah pihaknya masih menunggu Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Inspektorat Kabupaten Buol, serta kelalaian pekerja tukang yang kurang disiplin dalam bekerja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Disisi lain Aparat Penegak Hukum (APH) sudah merekomendasikan agar pekerjaan ini segera diselesaikan. Namun lagi-lagi, meskipun bahan bangunan sudah disiapkan namun kendala yang dihadapi adalah para pekerja yang lambat melakukan aktifitas pekerjaan, “terang Emil, saat dikonfirmasi Suarautara.com, Sabtu (12/06).

Kepada media ini, Emil juga mengaku jika memang bangunan serbaguna belum bisa dimanfaatkan sesuai fungsinya dan molor hingga beberapa tahun, akibat beberapa faktor yang menjadi kendala saat melaksanakan pekerjaan.

Dari keterangan diatas, hal lain yang menjadi tanda tanya besar adalah panjangnya waktu dalam proses pengerjaan, terkesan sengaja diberi ruang oleh Aparat Penegak Hukum (APH), karena penindakan dalam masalah belum rampungnya pekerjaan ini, realitanya seperti adem-adem saja.

Belum dipastikan apa yang tersembunyi dibalik proyek pembangunan serbaguna Desa Dopalak ini, karena fakta yang hingga kini ditemui, baik pihak kepolisian maupun pihak kejaksaan sepertinya memilih mendiamkan bangunan serbaguna ini bertahun-tahun berdiri kokoh tak berguna.

(Irfan)

Berita Terkait

Antisipasi Cuaca Ekstrem dan Kapal Tenggelam, Satpolairud Polres Situbondo Perketat Patroli Perairan Kalbut
Kementan RI Dinas TPHP Banggai dan AKPY-BPDP-Ditjenbun Dorong Kompetensi SDM Tingkatkan Produktivitas TBS Pekebun
Rapat Persiapan MTQ XXIII Bangkep TNI Siap Dukung Pengamanan Pelaksanaan di Totikum Selatan
Pengajian Umum Dalam Rangka Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Dan Selamatan Desa Batu Salang
Dugaan Mahar Alsintan Rp150 Juta Mencuat Mentan Amran Minta Kapolresta Banggai Usut Tuntas
Petani Mengadu Soal Pupuk Bersubsidi Mentan Amran Copot Manajer Pupuk di Banggai
Bagikan Kebahagiaan Bersama 50 Anak Yatim Pertamina EP Donggi Matindok Catat 1,7 Juta Jam Kerja Selamat
Air Mulai Langka, Babinsa Pastikan Tak Ada Warga yang Berebut Setetes Harapan

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 10:14 WITA

Antisipasi Cuaca Ekstrem dan Kapal Tenggelam, Satpolairud Polres Situbondo Perketat Patroli Perairan Kalbut

Senin, 14 September 2026 - 20:15 WITA

Rapat Persiapan MTQ XXIII Bangkep TNI Siap Dukung Pengamanan Pelaksanaan di Totikum Selatan

Senin, 14 September 2026 - 11:44 WITA

Pengajian Umum Dalam Rangka Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Dan Selamatan Desa Batu Salang

Sabtu, 12 September 2026 - 00:32 WITA

Dugaan Mahar Alsintan Rp150 Juta Mencuat Mentan Amran Minta Kapolresta Banggai Usut Tuntas

Jumat, 11 September 2026 - 20:49 WITA

Petani Mengadu Soal Pupuk Bersubsidi Mentan Amran Copot Manajer Pupuk di Banggai

Berita Terbaru