Cerita Lucu Saat Bermain Bola di Desa

Minggu, 22 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foot kicks a soccer ball black and white vector illustration

foot kicks a soccer ball black and white vector illustration

Oleh : Rastono Sumardi

Disebuah lapangan kecil di Desa Beringin Jaya, para anak-anak berkumpul untuk bermain sepak Bola sore itu. Toni, Bahrun, Suto, dan Eka juga ikut. Meski lapangannya tidak rata dan penuh dengan batu, semangat mereka untuk bermain bola tak terbendung.

“Baiklah, teman-teman,” seru Toni yang selalu menjadi kapten tim. “Hari ini kita serius bermain. Tidak ada yang main curang, ya!”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suto mengangkat tangan. “Toni, aku nggak bisa curang. Kalau aku lari terlalu cepat, nanti sandal jepitku putus.”

Semua tertawa, termasuk Eka. “Suto, pakai sepatu dong, biar nggak khawatir putus!”

“Sepatu? Aku pakai sepatu cuma waktu kondangan, Ka. Lagian, sandal jepitku ini legendaris. Nendang bola aja dia nggak pernah protes,” jawab Suto sambil tersenyum.

Permainan pun dimulai. Bahrun menjadi kiper, meskipun badannya kecil. Eka, satu-satunya perempuan, bermain sebagai gelandang tengah. Toni, tentu saja, adalah penyerang andalan.

Ketika permainan berjalan seru, Suto, yang menjaga lini belakang, tiba-tiba berhenti berlari dan berteriak, “Tunggu! Ada batu besar di sini. Aku hampir jatuh!”

“Angkat batunya, Suto!” teriak Toni sambil terus menggiring bola.

Suto membungkuk, mengangkat batu itu, dan malah duduk memegang batu sambil berkata, “Kalau batunya seberat ini, aku lebih baik main catur saja.”

Semua yang mendengar langsung terbahak. Eka mencoba melanjutkan permainan, tapi malah terpeleset karena menghindari batu kecil lain. “Aduh! Kenapa lapangan ini penuh rintangan, sih?” keluhnya sambil bangkit berdiri.

“Itu strategi alam, Ka,” jawab Suto. “Supaya kita jadi pemain yang serba bisa, nggak cuma di lapangan bagus.”

Pada satu momen, Toni berhasil mencetak gol spektakuler. Bola melesat melewati Bahrun, yang hanya bisa mematung di depan gawang. Bahrun segera protes, “Hei! Aku kiper, bukan patung pancuran! Kalau bolanya setinggi itu, aku perlu tangga!”

Eka tertawa sambil berkata, “Mungkin Bahrun perlu jadi kiper profesional. Tapi gajinya dibayar pakai tahu dari toko ayahnya!”

Permainan terus berjalan, dengan gelak tawa lebih banyak daripada gol yang tercipta. Hingga akhirnya Suto kembali membuat ulah. Saat Toni memberikan umpan ke arahnya, Suto malah menendang angin.

“Eh, kok bolanya nggak ada?” tanya Suto bingung.

“Bola ada di belakangmu, To!” seru Toni sambil menunjuk.

“Kenapa nggak bilang dari tadi?” jawab Suto, lalu mengejar bola dengan gaya yang lebih mirip ayam dikejar angin.

Permainan pun berakhir dengan tawa dan kebahagiaan. Meski tak ada piala, bagi anak-anak Desa Beringin Jaya, bermain bola adalah hiburan sejati di tengah kesederhanaan hidup mereka.

Berita Terkait

Pemuda Tanjung Indra(42) Ajak Warga Banggai Bersinergi Kawal Pembangunan dan Jaga Kamtibmas
Wakili Bupati Banggai Laut Sekda Saiful Pimpin Upacara Otda ke 30 Sinergi Jadi Kunci Kesejahteraan
Portal Pasar Simpong Diprotes Komisi III DPRD Banggai Minta Pemkab Evaluasi Kebijakan
DANREM 044/Garuda Dempo Didampingi Bupati OKU Resmikan Jembatan Gantung Garuda di Desa Pusar, Buka Akses dan Dorong Perekonomian Warga
Wabup Furqanuddin Sampaikan LKP 2025 Kinerja PAD Banggai Naik Meski Transfer Turun
Proyek Air Bersih Desa Hunduhon Dua Kali Gagal Warga Desak Jalur Baru dan Transparansi
Sekdis Dukcapil Banggai Hasanudin Ba adi Pimpin Briefing Pelayanan dan Efisiensi Anggaran serta Optimalisasi WFH
Menang Praperadilan 9 Warga Loli Oge Nama Dipulihkan Hakim Nyatakan Status Tersangka Tidak Sah

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 00:34 WITA

Pemuda Tanjung Indra(42) Ajak Warga Banggai Bersinergi Kawal Pembangunan dan Jaga Kamtibmas

Senin, 27 April 2026 - 09:31 WITA

Wakili Bupati Banggai Laut Sekda Saiful Pimpin Upacara Otda ke 30 Sinergi Jadi Kunci Kesejahteraan

Sabtu, 25 April 2026 - 14:02 WITA

Portal Pasar Simpong Diprotes Komisi III DPRD Banggai Minta Pemkab Evaluasi Kebijakan

Selasa, 21 April 2026 - 20:18 WITA

DANREM 044/Garuda Dempo Didampingi Bupati OKU Resmikan Jembatan Gantung Garuda di Desa Pusar, Buka Akses dan Dorong Perekonomian Warga

Selasa, 21 April 2026 - 18:05 WITA

Wabup Furqanuddin Sampaikan LKP 2025 Kinerja PAD Banggai Naik Meski Transfer Turun

Berita Terbaru

Nasional

Membaca Kekuatan Paslon Pimpinan NU di Muktamar NU ke-35 

Selasa, 28 Apr 2026 - 18:46 WITA