SUARAUTARA.COM,Tondano – Guna meningkatkan kompetensi penyuluh agama, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Minahasa menyelenggarakan Computer Assisted Test (CAT) Penais pada Kamis (19/12/2024).
Ujian ini diikuti oleh 27 peserta yang merupakan Penyuluh Agama Islam Non-PNS. Pelaksanaan tes berlangsung di Aula Kemenag Minahasa dengan pengawasan ketat dari jajaran pimpinan.
Dalam arahannya, Kepala Kantor Kemenag Minahasa, Dolie Tangian, S.Th., M.Pd., mengimbau para peserta untuk mengikuti ujian ini dengan penuh kesungguhan. “Mari kita jalani proses ini dengan doa dan tekad agar hasilnya maksimal,” ungkapnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dolie juga mengapresiasi panitia yang telah bekerja keras mempersiapkan kegiatan ini.
“Panitia sudah menunjukkan kinerja yang luar biasa dalam memastikan pelaksanaan tes berjalan lancar,” tambahnya.
Kasi Bimas Islam Kemenag Minahasa, Abshori Abdillah, turut mendampingi pelaksanaan ujian menyebutkan, bahwa tes ini merupakan langkah strategis untuk mencetak penyuluh agama yang berdaya saing tinggi.
“Tantangan yang dihadapi penyuluh agama semakin kompleks. Maka, mereka perlu terus meningkatkan kompetensi dan pemahaman moderasi beragama,” ujar Abshori.
ia juga menjelaskan tiga fokus utama yang dinilai dalam tes ini: diantarqnya Pemahaman tugas pokok dan fungsi (tupoksi) sebagai penyuluh agama, Pemahaman konsep moderasi beragama, dan Kemampuan membaca, menulis, serta memahami Al-Quran.
Pelaksanaan CAT Penais ini merupakan wujud komitmen Kemenag Minahasa dalam menghadirkan penyuluh agama yang tidak hanya kompeten secara intelektual, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan masyarakat di era modern.
“Kami berharap hasil dari tes ini dapat membawa dampak positif bagi penguatan peran penyuluh agama di Kabupaten Minahasa,” tutup Abshori.(ara)
























