Diduga Bermasalah, Beberapa Tender Dikbud di ULP Buol Minta Ditinjau Kembali

Jumat, 30 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTARA – Seperti diketahui, baru-baru ini telah diumumkan tender pelelangan proyek beberapa kegiatan di situs lpse.buol.go.id.

Namun lagi, Pokja ULP Buol diduga ada persekongkolan dengan CV. Kaliavo berdasarkan hasil menelusuran salah satu media online di kabupaten Buol belum lama ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seperti yang terjadi di SDN 9 Bukal yang seharusnya di menengkan oleh CV. Kaliavo tiba-tiba muncul di LPSE soal SDN 9 Bukal di buka kembali tender ini ada apa sebetulnya ?

Patut diduga sebab berdasarkan hasil pemenang tender di SDN 9 Bukal yang seharusnya Cv. Kaliavo tapi kemudian dibatalkan sebab ULP Pokja memberikan opsi apakah memilih SDN 9 Bukal atau SDN 13 Momunu.

Pada hal sebelumnya, tender SDN 13 Momunu masih dalam tahap pembuktian tapi karena panitia Pokja menawarkan opsi kepada CV. Kaliavo maka tentunya CV. Kaliavo memilih angkah lebih tinggi.

Berdasarkan hasil menelusuran media di LPSE tender SDN 9 Bukal dengan anggaran Rp. 247.1oo.000 lebih kecil dari tender SDN 13 Momunu dengan anggaran Rp. 578. 200.000

Seharusnya Pokja netral dalam hal ini tapi lagi-lagi dugaan persekongkolan yang terjadi di dalam ULP Buol.

Menanggapi hal ini, salah satu mantan kontraktor lokal di massanya kepada media ini sangat menyayangkan jika terjadi permainan dalam tender di ULP Buol, sehingga yang ditetapkan sebagai pemenang tidak lagi mengacu pada dasar dan aturan main.

Penting untuk diketahui, tender untuk pengadaan barang/pekerjaan konstruksi/jasa lainnya dilaksanakan dengan nilai harga perkiraan sendiri (“HPS”) paket pengadaan di atas Rp200 juta.[13] Selain itu, Analis Hukum di Bidang Pengadaan Barang/Jasa Publik.

Pria parobaya yang meminta namanya tidak dipublis menegaskan, filosofi pelaksanaan tender itu adalah mencari penyedia yang benar-benar terkualifikasi, memenuhi syarat serta memiliki barang yang dibutuhkan. Jadi, ada 2 poin utama yang dilihat yaitu kualifikasi dan barang yang ditawarkan sesuai spesifikasi yang dibutuhkan pemerintah.

Ia menambahkan, untuk kualifikasi itu sendiri dilakukan prakualifikasi atau pascakualifikasi. Bagi tender yang tidak bersifat kompleks atau standar, memakai pascakualifikasi yaitu pembuktian kualifikasinya terjadi di belakang sebelum penetapan pemenang. Sebaliknya, tender yang bersifat kompleks, menggunakan prakualifikasi di mana dari awal dilihat terlebih dahulu kualifikasinya memenuhi atau tidak.

Pria murah senyum ini coba mencontohkan, misalnya pengadaan barang dengan HPS Rp300 juta, memerlukan kualifikasi penyedia seperti perizinan berusaha, mematuhi ketentuan perpajakan, pengalaman pengadaan barang yang sama, dan lain-lain. Sehingga kualifikasi itu harus dipenuhi terlebih dahulu untuk tahapan prakualifikasi.

Kemudian dalam proses penawaran, dilakukan evaluasi harga dan teknis. Misalnya untuk pengadaan laptop dengan HPS Rp300 juta, si A menawarkan Rp280 juta dan B menawarkan Rp285 juta, maka harga dipilih yang adalah yang rendah, yaitu A dengan harga penawaran Rp280 juta

Beberapa kontraktor lokal Buol meminta kepada Pj. Bupati Buol Drs.A. Muchlis, MM melakukan evaluasi terhadap pokja ULP agar hal ini tidak terulang lagi sebab banyak para peserta tender yang di rugikan. **

 

Berita Terkait

Kantor Advokat NR Apresiasi Kepemimpinan Ilham Lawidu Nahkodai KONI Touna
Pemcam Toili Barat Bersama Aparat Tertibkan Kafe Camat Bambang Tegaskan Tak Ada TPPO serta Kritik Pemberitaan Tanpa Verifikasi
Dinas Perpustakaan Kabupaten Buol Dorong Transformasi Perpustakaan Desa Jadi Pusat Belajar Masyarakat
Pemuda Tanjung Indra(42) Ajak Warga Banggai Bersinergi Kawal Pembangunan dan Jaga Kamtibmas
Wakili Bupati Banggai Laut Sekda Saiful Pimpin Upacara Otda ke 30 Sinergi Jadi Kunci Kesejahteraan
Portal Pasar Simpong Diprotes Komisi III DPRD Banggai Minta Pemkab Evaluasi Kebijakan
DANREM 044/Garuda Dempo Didampingi Bupati OKU Resmikan Jembatan Gantung Garuda di Desa Pusar, Buka Akses dan Dorong Perekonomian Warga
Wabup Furqanuddin Sampaikan LKP 2025 Kinerja PAD Banggai Naik Meski Transfer Turun

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 18:21 WITA

Kantor Advokat NR Apresiasi Kepemimpinan Ilham Lawidu Nahkodai KONI Touna

Rabu, 29 April 2026 - 23:59 WITA

Pemcam Toili Barat Bersama Aparat Tertibkan Kafe Camat Bambang Tegaskan Tak Ada TPPO serta Kritik Pemberitaan Tanpa Verifikasi

Rabu, 29 April 2026 - 17:47 WITA

Dinas Perpustakaan Kabupaten Buol Dorong Transformasi Perpustakaan Desa Jadi Pusat Belajar Masyarakat

Selasa, 28 April 2026 - 00:34 WITA

Pemuda Tanjung Indra(42) Ajak Warga Banggai Bersinergi Kawal Pembangunan dan Jaga Kamtibmas

Senin, 27 April 2026 - 09:31 WITA

Wakili Bupati Banggai Laut Sekda Saiful Pimpin Upacara Otda ke 30 Sinergi Jadi Kunci Kesejahteraan

Berita Terbaru