Ketua Koperasi Mitra Tambang Pesaonguan: Sikap Kades Pjs Disesalkan, ESDM Diminta Tidak Tunduk pada Tekanan

Jumat, 1 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarautara.com,TOLITOLI – Ketua Koperasi Mitra Tambang Pesaonguan Desa Oyom, Abdul Rachmad Pombang (Ahmad Pombang), menyampaikan kekecewaan terhadap sikap Kepala Desa (Kades) berstatus penjabat sementara (Pjs) yang dinilai tidak netral dalam polemik pengajuan Izin Pertambangan Rakyat (IPR).

Menurutnya, koperasi yang dipimpinnya merupakan salah satu koperasi tambang rakyat pertama yang sejak awal memperjuangkan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) di Desa Oyom, jauh sebelum masuknya PT Sulteng Mineral Sejahtera (PT SMS) yang kemudian membentuk puluhan koperasi.

“Kami yang lebih dulu berjuang untuk WPR ini. Bukan yang datang belakangan lalu langsung mengambil peran,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai, sikap kepala desa yang ikut dalam rombongan untuk mendesak Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Tengah menerima dokumen permohonan IPR menunjukkan keberpihakan yang tidak semestinya.

“Keberpihakan kepala desa Pjs sangat kami sesalkan. Seharusnya dia menjaga netralitas, bukan ikut dalam tekanan,” ujarnya.

Abdul Rachmad juga menegaskan bahwa kondisi di Desa Oyom saat ini sangat sensitif karena banyaknya kepentingan yang saling berbenturan. Dalam situasi tersebut, pemerintah desa seharusnya menjadi penyeimbang.

“Kalau kepala desa ikut berpihak, maka potensi konflik akan semakin besar,” katanya.

Ia kembali mengingatkan bahwa WPR merupakan hak masyarakat lokal dan tidak boleh diintervensi oleh korporasi, termasuk melalui skema koperasi yang dikendalikan.

“Jangan sampai koperasi hanya dijadikan alat. WPR ini untuk masyarakat, bukan untuk perusahaan,” tegasnya.

Terkait adanya tekanan terhadap pemerintah, Abdul Rachmad menyatakan bahwa pihaknya juga tidak akan tinggal diam jika proses pengambilan keputusan dilakukan secara tidak adil.

“Kalau ESDM bisa ditekan oleh kelompok tertentu, maka kami juga akan datang bersama massa untuk menyampaikan sikap kami. Kami ingin keadilan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa langkah tersebut bukan untuk memperkeruh suasana, melainkan sebagai bentuk perlawanan terhadap ketidakadilan dalam pengelolaan sumber daya alam di Desa Oyom.

“Kami hanya ingin hak masyarakat dihormati dan proses ini berjalan sesuai aturan,” tambahnya.

Abdul Rachmad pun meminta Dinas ESDM agar tetap berpegang pada regulasi dan tidak terpengaruh oleh tekanan dari pihak mana pun.

“Jangan sampai keputusan diambil karena tekanan. Harus objektif dan adil untuk semua,” pungkasnya.

(Wahyu)

Berita Terkait

Status Area Plengsengan Dipertanyakan Aktivitas Bongkar Muat BBM dan Pungutan Retribusi di Kawasan Pelabuhan Ferry Luwuk Jadi Sorotan
TK Cinta Kasih Ibu Honbola Lepas 14 Siswa Semangat Mencetak Generasi Emas di Tengah Keterbatasan
Fahrul Damalante Bawa FD Apparel FC Raih Gelar Juara Hardianto Rasyid Cup 2026 Kalahkan Tanjung Tuwis FC 4-0
Desa Pisou Wakili Banggai di Lomba Desa Tingkat Provinsi Sulteng 2026 Pemkab Optimistis Raih Hasil Terbaik
O2SN Banggai 2026 Dimulai Sekda Ramli Tongko Bacakan Sambutan Bupati Amirudin tentang Semangat Prestasi Nasional
Babinsa Koramil 0823/15 Bungatan dan Warga Wujudkan Akses Jalan Lebih Baik Lewat Kerja Bhakti Pengerasan Jalan
Dukung Ketahanan Kesehatan Nasional, Polda Sumsel Gelar Bhakti Sosial Terpadu di OKI
Hadiri Penutupan MTQ XXXI Sulteng 2026 Wabup Furqanuddin Apresiasi Kafilah Banggai Raih Peringkat Empat

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 15:59 WITA

Status Area Plengsengan Dipertanyakan Aktivitas Bongkar Muat BBM dan Pungutan Retribusi di Kawasan Pelabuhan Ferry Luwuk Jadi Sorotan

Senin, 15 Juni 2026 - 15:02 WITA

TK Cinta Kasih Ibu Honbola Lepas 14 Siswa Semangat Mencetak Generasi Emas di Tengah Keterbatasan

Senin, 15 Juni 2026 - 12:55 WITA

Fahrul Damalante Bawa FD Apparel FC Raih Gelar Juara Hardianto Rasyid Cup 2026 Kalahkan Tanjung Tuwis FC 4-0

Senin, 15 Juni 2026 - 11:51 WITA

Desa Pisou Wakili Banggai di Lomba Desa Tingkat Provinsi Sulteng 2026 Pemkab Optimistis Raih Hasil Terbaik

Senin, 15 Juni 2026 - 09:44 WITA

Babinsa Koramil 0823/15 Bungatan dan Warga Wujudkan Akses Jalan Lebih Baik Lewat Kerja Bhakti Pengerasan Jalan

Berita Terbaru