SUARAUTARA.COM, TOLITOLI – Sebanyak 327 Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pemilihan Umum (KPU) untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Kabupaten Tolitoli dilantik. oleh KPU bertempat di Aula salah satu hotel di Tolitoli pada hari Minggu, 26 Mei 2024
Sebanyak 324 orang PPS yang dilantik akan tugas sebagai penyelenggara Pilkada 2024 di tingkat kelurahan dan desa,” kata ketua KPU Tolitoli, Junaidi.SP.MP.
PPS yang dilantik tersebut penempatannya disebar di 109 kelurahan dan desa yang terdiri dari 103 desa dan 6 kelurahan di Kabupaten Tolitoli. 103 desa dan 6 kelurahan secara total.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Setiap kelurahan dan desa masing-masing tiga orang anggota PPS,” ujar ketua KPU Tolitoli.
Ratusan PPS yang dilantik, menurut ketua KPU, telah melalui proses seleksi terbuka mulai dari tahapan seleksi berkas hingga seleksi wawancara. Mereka yang mengikuti seleksi dinyatakan lolos 100 persen.
” Ada juga PPS wajah lama, ada juga wajah baru yang mengikuti seleksi, dalam penilaian mereka semuanya memiliki integritas,” sebutnya.
Dia mengatakan untuk masa kerja PPS adalah 8 bulan dihitung dari hari pelantikan mereka.
“Sebelum bertugas akan ada Bimtek. Bimtek yang dilakukan agar para PPS dapat bekerja secara maksimal,” kata ketua KPU Tolitoli itu.
Ia berharap ke depannya anggota PPS dalam bertugas dapat menjaga integritas dan juga bekerja sama dengan pemangku kepentingan. Ia juga berharap PPS dapat bekerja secara maksimal.
“Harapannya PPS dapat memberikan performa terbaik dalam pelaksanaan pilkada di kelurahan yang ditugaskan dan tetap menjaga integritas,” tuturnya.
Junaidi mengingatkan anggota PPS yang baru dilantik dapat menjaga integritas, profesionalitas, loyalitas, dan visi penyelenggara Pilkada.
“Menjaga integritas, profesionalitas, loyalitas, dan visi kita sebagai penyelenggara sangat penting. Ini menjadi dasar menjalankan tugas dan tanggung jawab kita ke depan,” kata Junaidi.
Junaidi juga meminta kepada PPS agar menjaga semangat sebagai penyelenggara Pilkada hingga seluruh tahapan selesai dilaksanakan.
“Semangat kita jangan cuma di awal, harus sampai akhir. Kalau perlu sampai calon terpilih dilantik,” pungkas Junaedi.
Junaedi menegaskan anggota PPS yang baru dilantik agar memegang sumpah janji yang sudah diucapkan. Jangan sampai sumpah dan janji yang sudah diucapkan hanya sebatas kata-kata.
“Apa yang terjadi pada proses pelantikan ini bukan seremonial belaka. Tadi ada sumpah yang perlu dipertanggungjawabkan ke depan,” tegas Junaedi.* WAHYU *
























