BOLMONG, SUARAUTARA – Sejumlah caleg dari Daerah Pemilihan (dapil 4) Bolaang Mongondow Raya (BMR), sudah bermunculan pasca pendaftaran Bacaleg pada pemilihan legislatif (Pileg) 2024 mendatang.
Berbagai kalangan baik dari tokoh masyarakat, pengusaha dan pemuda sudah menyatakan siap maju untuk memperebutkan kursi di daerah Dapil 4 tersebut.
Salah satunya adalah Feramitha Tiffani Mokodompit. Lulusan UGM ini merupakan sosok perempuan milenial yang siap bertarung membawa perubahan bagi Bolaang Mongondow Raya (BMR).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Perempuan yang akrab disapa Mitha ini, telah mendaftarkan diri sebagai Caleg DPRD Provinsi Sulut dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Selama ini dedikasi serta pergerakan perempuan satu ini memang patut diapresiasi dan tak perlu diragukan lagi, “gesit dan lincah” kata ini pantas diberikan padanya.
Pendidikan politiknya memang tidak begitu mentereng, tetapi dedikasinya untuk membangun daerah patut diapresiasi mengingat saat ini dirinya sedang dipercayakan sebagai ketua KNPI kabupaten Bolmong.
Mitha, nama yang paling dikenal masyarakat bagi perempuan ini. Sosoknya termasuk kader telah banyak memberikan sumbangsi pemikiran yang positif bagi kaum muda, sehingga layak menghantarkannya menjadi wakil rakyat.
Pantas baginya bertekad bulat maju untuk membawa perubahan di legislatif maupun daerah BMR.
“Niat maju sebagai wakil rakyat ini berangkat dari persoalan tanggung jawab moral untuk berbuat banyak terhadap masyarakat di BMR,” ujarnya.
“Saya rasa berbuat di luar sistem belum begitu optimal, sebab itu saya harus masuk sistem dan dapat melaksanakan fungsi, tugas dan hak serta kewajiban dijalur legislatif ini,” ujar Mitha Bacaleg dari PDIP ini
Mitha menyebutkan niat ini tentunya tak luput dari dukungan masyarakat di BMR selain doa restu dari orang tua dan keluarga.
“Alhamdulillah dukungan banyak berdatangan, bekal support masyarakat, terutama kawan kawan pemuda inilah yang dapat mempermudah saya untuk melangkah,” katanya.
Menurutnya, terjun ke politik bukan hanya sekedar tampil sebagai calon legislatif saja. Ia berkeinginan bisa langgeng dipercaturan politik di Sulut, dan berkontribusi dalam pembangunan di Sulut khususnya BMR.
Menurutnya, fungsi DPR sudah jelas, pertama legislasi, berkaitan dengan pembentukan peraturan daerah, terus anggaran, kewenangan dalam hal anggaran daerah (APBD), terakhir pengawasan, kewenangan mengontrol pelaksanaan perda dan peraturan lainnya serta kebijakan pemerintah daerah.
“Jika fungsi ini terjalankan dengan baik, pastilah DPR selalu memperjuangkan hak hak masyarakat. Untuk itu saya harus ikut mencalonkan diri, mohon dukungan dan restunya,” sebutnya.
Ia menilai keberadaan pemuda bisa memunculkan gagasan baru untuk BMR lebih baik, kita harus punya mental keberanian untuk mengambil tindakan. “Saatnya generasi muda bergerak,” katanya.
Samsu






















