SUARAUTARA.COM, KOTA TIDORE – Diterjang ombak besar, tanggul penahan ombak di desa Maidi, Kecamatan Oba Selatan, Kota Tidore Kepulauan jebol.
Diketahui kondisi Tanggul saat ini sangat kian memprihatinkan, seperti yang terpantau pada, Sabtu (08/04/2023).
Taufik Titaheluw, Ketua Umum Ikatan Pelajar Mahasiswa Maidi (IPMMA), mengatakan bahwa kerusakan tanggul ini telah berlangsung lama, sejak tahun 2022 dan Saat ini kondisinya semakin parah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tanggul yang jebol 100 meter terjadi beberapa hari terakhir, sebelumnya pada akhir tahun lalu ada juga sepanjang 300 meter jebol, tanggul penahan ombak yang rusak sejak tahun lalu kini sudah tidak ada lagi material yg tersisa, dan kondisinya abrasi semakin parah apalagi saat musim gelombang tinggi.
Ada 5 rumah warna yang terkena dampak Tangul yang jebol, di antaranya 3 rumah warna yang sangat bahaya, karena kondisi rumah sebagian sudah di hatam gelombang langsung.

“kondisi ini membuat warga cemas karena khawatir gelombang tinggi datang ketika cuaca ekstrim, hal itu dikarenakan rumah mereka hanya berjarak 3-5 meter dari pesisir pantai,” tuturnya.
Tambahnya, sampai saat ini belum ada upaya dari Pemerintah Kota untuk menginisiatif pembangunan tanggul penahan ombak kembali, padahal masalah ini telah berlangsung lama.
“Kami berharap Pemerintah Tikep jangan tutup mata soal masalah ini. Jika tidak segera diatasi sejak dini, maka pengikisan pantai secara perlahan akan sampai kerumah warga,” Tegasnya.
(Agung)






















