Donggala – Suarautara.com – SMA Negeri 2 Sojol, Kabupaten Donggala, melaksanakan simulasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) pada Selasa, 28 Oktober 2025, sebagai bagian dari persiapan menuju pelaksanaan ujian nasional berbasis digital. Kegiatan ini digelar pada pekan terakhir bulan Oktober dan menjadi langkah awal sekolah dalam menghadapi transformasi sistem evaluasi pendidikan.
Simulasi TKA 2025 diselenggarakan melalui sistem Computer Based Test (CBT) di masing-masing satuan pendidikan. Tujuannya adalah agar peserta memahami alur ujian, tata cara login, serta mekanisme menjawab soal secara digital. Melalui kegiatan ini, sekolah juga dapat memetakan kesiapan perangkat dan jaringan sebelum pelaksanaan TKA utama yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang.
Kepala SMA Negeri 2 Sojol, Ahmad Ismet Papeo, menjelaskan bahwa kegiatan simulasi tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga pada pengenalan pola soal baru yang menuntut kemampuan berpikir kritis, pemahaman bacaan, dan penalaran logis.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kegiatan ini kami laksanakan tidak hanya sebatas latihan teknis, tetapi juga untuk membiasakan siswa dengan tipe soal yang mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi,” jelasnya.
Sementara itu, sejumlah siswa mengaku antusias sekaligus tegang menghadapi perubahan sistem ujian tersebut. Mereka menilai format CBT memberikan pengalaman baru yang lebih modern dan efisien dibandingkan ujian tertulis konvensional.
Guru pendamping pun menyambut positif langkah ini karena dinilai dapat membantu sekolah beradaptasi dengan transformasi digital dalam dunia pendidikan, serta mendorong terciptanya sistem evaluasi yang lebih adil, objektif, dan transparan.
Marwan

























