Musker GKST Sulteng Bahas Perlindungan Terhadap Perempuan dan Anak

Sabtu, 22 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTARA.COM, PALU – Sejumlah perempuan yang tergabung dalam Persekutuan Perempuan Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST), berkumpul membahas optimalisasi program prioritas mengenai perlindungan terhadap perempuan dan anak di Sulteng.

Dalam kesempatan itu, Bupati Sigi yang diwakili Kadis Pariwisata, Diah Agustiningsih hadir untuk memenuhi undangan tersebut.

“ Musyawarah kerja ini spesifiknya mengarahkan program pada responsif gender, seperti program akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak,” kata Ketua GKST, Pendeta Agustina Lakukua dalam pesan sambutannya, Jumat (21/1/2022) sore tadi.

Adapun perempuan GKST berkumpul lewat musyawarah kerja Persekutuan Perempuan Sinode GKST yang mengangkat tema tentang, perempuan GKST menghadirkan kepemimpinan berprespektif gender, serta berperan aktif dalam mengatasi krisis kemanusiaan dan krisis ekologi itu.

Dalam musyawarah kerja itu, diikuti 52 perempuan dari 26 klasis di wilayah GKST yang meliputi Sulteng dan Sulsel.

Pendeta Agustina menambahkan, optimalisasi program berbasis responsif gender, dilatarbelakangi oleh tingginya kasus-kasus kekerasan basis gender, yang diantaranya melibatkan perempuan dan anak sebagai korban.

Berdasarkan data DP3A, kata dia, melalui pencatatan pada sistem informasi online perlindungan perempuan dan anak (Simfoni-PPA) bahwa, pada periode Januari hingga November 2021 telah terjadi 163 kasus kekerasan kepada anak usia 13 – 17 tahun.

Melalui Simfoni-PPA, DP3A Sulteng juga menyebut terdapat 81 kasus kekerasan kepada anak usia 6 – 12 tahun, pada periode Januari hingga November 2021.

DP3A Provinsi Sulteng juga menyebut pada periode Januari – November 2021 telah terjadi 477 kasus kekerasan, terdiri atas 105 kasus laki-laki sebagai korban, dan 437 kasus perempuan sebagai korban.

“ Jadi lima tahun ke depan, orientasi program pada masalah-masalah sosial seperti kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta masalah-masalah lingkungan,” ungkapnya.

Untuk mengurangi kasus kekerasan terhadap terhadap perempuan dan anak, maka Agustina mengatakan, strategi yang harus ditempuh yakni pemenuhan hak-hak perempuan dan anak, yang mana pembangunan dilakukan harus responsif gender.

Selain itu, ia menyebut,  Persekutuan Perempuan Sinode GKST akan menggencarkan sosialisasi pentingnya perlindungan perempuan dan anak, di setiap gerja di bawah naungan GKST.

“Sosialisasi dan pendampingan menjadi implementasi program yang akan digencarkan secara berkelanjutan,” ungkapnya lagi.

Ditempat yang sama, Kadis Pariwisata Sigi pun menuturkan, Persekutuan Perempuan Sinode GKST akan membentuk rumah aman di semua geraja di bawah naungan GKST, yang berfungsi sebagai tempat pemulihan psikologi korban, dan perlindungan kepada korban-korban kekerasan.

 

 

 

[KominfoSIGI/Can]

Berita Terkait

Marwah Profesi Dicoreng, sejumlah Advokat Touna Bakal Tempuh Jalur Hukum Buntut Status Viral “PORNAS SULTENG PALU”
Menembus Keterisolasian Dinsos Banggai Bawa Bantuan Layanan Kesehatan hingga Pendataan Warga
Polres Touna Selesaikan Dua Perkara Kendaraan Melalui Restorative Justice Tanpa Syarat
Dua Kelurahan Bersatu Bersihkan Sungai Soho, Wujud Dukungan Nyata Menuju Adipura Banggai
Jalan Dusun Krajan Diperbaiki, Babinsa Jatibanteng Ajak Warga Perkuat Gotong Royong
Kejaksaan Negeri Banggai Dikabarkan Mundur dari Pendampingan  Proyek Puskesmas Poh Rp7,5 Miliar Disorot Progres Fisik Dipertanyakan
DINSOS SIGAP Hariadi Bola Gerak Cepat Jalankan Instruksi Bupati Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Toili Jaya
Bupati Tojo Una-Una Buka Sosialisasi Program Hibah Kecil ASEAN ENMAPS

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 17:18 WITA

Marwah Profesi Dicoreng, sejumlah Advokat Touna Bakal Tempuh Jalur Hukum Buntut Status Viral “PORNAS SULTENG PALU”

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:56 WITA

Menembus Keterisolasian Dinsos Banggai Bawa Bantuan Layanan Kesehatan hingga Pendataan Warga

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:17 WITA

Dua Kelurahan Bersatu Bersihkan Sungai Soho, Wujud Dukungan Nyata Menuju Adipura Banggai

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:09 WITA

Jalan Dusun Krajan Diperbaiki, Babinsa Jatibanteng Ajak Warga Perkuat Gotong Royong

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:54 WITA

Kejaksaan Negeri Banggai Dikabarkan Mundur dari Pendampingan  Proyek Puskesmas Poh Rp7,5 Miliar Disorot Progres Fisik Dipertanyakan

Berita Terbaru

Ekonomi & Bisnis

PG Pradjekan Tutup Giling, Sesuai Target Tembus 5,287,330 Kuintal Tebu

Minggu, 1 Nov 2026 - 12:29 WITA

Sastra Seni Budaya

Puisi Erfan Hadi: “Negeri Kaya Korupsi Peringkat Pertama”

Minggu, 1 Nov 2026 - 08:33 WITA