Suarautara.com, Banggai – Kepala Dinas Sosial Kabupaten Banggai, Hariadi Bola, S.H.
Terus bergerak cepat menjalankan instruksi Bupati dan Wakil Bupati Banggai melalui program DINSOS SIGAP dengan menyalurkan bantuan sosial kepada warga yang tertimpa musibah kebakaran di Desa Tohiti Sari, Kecamatan Toili Jaya.
Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan pada Jumat (30/10/2026), sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran pemerintah daerah terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Banggai, Hariadi Bola, S.H., turun langsung memimpin penyaluran bantuan bersama tim Dinas Sosial, Taruna Siaga Bencana (TAGANA), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), serta pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).
Bantuan tersebut diserahkan kepada dua keluarga korban kebakaran yang rumahnya mengalami kerusakan parah akibat peristiwa kebakaran pada Jumat dini hari sekitar pukul 00.30 WITA.
Adapun rumah yang terdampak masing-masing milik Prajitno (70) bersama istrinya, Ponisri (69), serta rumah milik Erni Kristiani (37).
Dahsyatnya kebakaran mengakibatkan seluruh isi rumah tidak dapat diselamatkan. Meski demikian, dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa.
Dalam penyaluran bantuan itu, turut hadir Camat Toili Jaya, Siti Hikmah, S.Pd., M.M., Kepala Desa Tohiti Sari, Akhatun, serta petugas kepolisian dari Polsek setempat.
Adapun kebutuhan mendesak para korban meliputi kasur, sembako, pakaian, dan perlengkapan dapur untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar setelah kehilangan tempat tinggal dan harta benda.
Gerak cepat Dinas Sosial Kabupaten Banggai ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan sosial kepada masyarakat, khususnya warga yang mengalami kondisi darurat akibat bencana.
Melalui gerakan DINSOS SIGAP, pemerintah daerah terus mendorong pelayanan yang cepat tanggap, dengan memastikan masyarakat yang tertimpa musibah mendapatkan perhatian dan bantuan.
Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat bukan hanya sebatas memberikan bantuan kebutuhan pokok, tetapi juga menjadi bentuk dukungan moral agar para korban tetap kuat dan mampu bangkit kembali setelah menghadapi musibah.(Am’oks69).













