SUARAUTARA.COM,MINAHASA-Perlakuan tidak manusiawi yang diterima lima orang nelayan asal Tombariri berujung pada pelaporan resmi ke pihak kepolisian.Kamis (24/04/2025)
Kelima nelayan, masing-masing berinisial FT, RS, FZ, AD, dan UN, melaporkan seorang oknum manajer dari Hotel Tasik Ria Resort ke Polsek Tombariri atas dugaan penganiayaan serta ancaman kekerasan.
Peristiwa ini terjadi ketika para nelayan menambatkan perahu mereka di dermaga hotel, area yang kerap mereka gunakan sebagai tempat berlindung saat cuaca ekstrem. Namun, situasi yang semula damai mendadak berubah tegang saat oknum manajer hotel mendatangi mereka dengan emosi memuncak.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut keterangan korban, tanpa banyak bicara, manajer tersebut langsung menyerang salah satu dari mereka hingga mengalami memar di bagian belakang kepala. Tidak berhenti sampai di situ, korban juga mengungkapkan bahwa pihak hotel sempat mengacungkan senjata tajam dan mengeluarkan ancaman akan membakar perahu serta mengusir mereka dengan bantuan preman.
“Kami tidak sedang berbuat onar. Kami hanya mencari tempat aman karena cuaca tidak bersahabat. Tapi perlakuan yang kami terima sungguh di luar batas kemanusiaan,” ujar UN, salah satu nelayan yang menjadi korban.
Dengan pertimbangan keselamatan dan harga diri, para nelayan memilih membawa kasus ini ke ranah hukum. Laporan mereka telah diterima oleh Polsek Tombariri dan saat ini tengah dalam proses penyelidikan lebih lanjut.(ara)













