BUOL | Pengurus Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Biau Gelar Diklat Terpadu Dasar (DTD) yang bertempat di Pendopo Polres Buol Kec. Biau Kab. Buol dengan mengusung Tema ” Berhikmat Untuk Negeri ” Pada tanggal 29-31 Juli 2022.

Kegiatan pembukaan DTD I PAC Biau ini dibuka langsung ketua dewan penasehat PC Ansor Buol H.Abdullah Batalipu,S.Sos, M.Si yang juga selaku wakil bupati Buol dan turut dihadiri Kapolres Buol, AKBP Handri Wira Suryana,S.I.K, Kadisporapar Kab.Buol, DR.Tonang Malongi,MA, Komsioner Bawaslau Buol, Kasat Pol – PP, Purnomo, SSTP, KPU, Sekretarias Bawaslu Drs. Singara, Camat, Lurah dan Pimpinan Ormas, PC Ansor dan seleluruh kader Ansor Banser Buol.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakan Mohamad Yamin Padjimbung selaku ketua pelaksana pengkaderan Ansor di Kecamatan ini, dimaksudkan untuk memperkuat nilai-nilai dan paham Islam Ahlussunnah Waljamaah. Selain itu, juga mempersiapkan generasi muda yang moderat, toleran dan menerima perbedaan dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat.
“Belakangan ini semakin banyak muncul gerakan yang ekstrim dan ingin mengganti ideologi Negara Indonesia, yakni Pancasila. Untuk itu, Ansor memberikan pemahaman kepada generasi muda bagaimana hubungan Islam, Pancasila dan kehidupan bernegara, berbangsa dan bermasyarakat,” kata Yamin.
Sementara itu, Ketua PAC Ansor Biau Saprudin, S,Sos mengatakan bahwa, jika semakin kompak, semakin solid maka bisa lebih membawa nama baik Ansor di kalangan masyarakat, terutama membumingkan nama Ansor khusunya di Kecamatan Biau.
“Dan sebagai banom-banom Nahdatul Ulama kami akan selalu mengadakan kegitan-kegiatan yang positif untuk masyarakat Biau,” tambah Deryanto, S.Sos selaku wakasek PAC Biau.
Ditempat yang sama, Ketua PC Ansor Kabupaten Buol, Moh Syam Manto,S.KM menegaskan bahwa, kegitan tersebut bertujuan untuk membangkitkan lagi membumingkan kembali giroh – giroh kaderisasi dan ke NU an di wilayah Kecamatan Biau dan mengembangkan kembali kader-kader yang militan, Ansor khususnya.
“Setelah mereka menjadi kader saya berharap bisa mengemban amanah para waliyullah untuk selalu menjaga para kiyayi, menjaga negara kesatuan republik Indonesia ini yang sudah di merdeka kan oleh mereka,” tegas Syam.
Karena, lanjut Syam, mau tidak mau banyak sekali orang- orang yang ingin membelokan sejarah, oleh karena itu kita kuatkan kembali melalui jiwa pamuda-pemuda yang ada khususnya di Ansor bahwa Negara ini sudah final, NKRI sudah final, Pancasila sudah final.
“Dan yang harus kita fahami bahwa kenapa di laksanakan di Desa Pendopo Polres, karena mau tidak mau Pendopo Polres Buol ini, karena tempat ini menjadi saksi sejarah pelaksanaan DTD angkatan perstama Ansor di Buol sewaktu kepemimpinan Kapolres AKBP Budi Prianto kala itu dan beliau menjadi anggota kehormatan Ansor Buol,” tukasnya.
Laporan : Zulafikar Ndala/ Editor :Ruslan Panigoro
























