SUARAUTARA,(BUOL) – Kabupaten Buol merupakan kabupaten yang berada di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), memliki banyak kelebihan karena memiliki keanekaragaman suku, budaya, dan agama. Hal ini bisa diartikan sebagai anugerah. Akan tetapi di sisi lain realitas ini bisa memicu terjadinya perpecahan, intoleransi, dan konflik sosial.
Peran organisasi kemasyarakatan (Ormas) sangat penting, dalam hal mengembangkan pola pikir yang inklusif kepada masyarakat. Yakni, menjunjung tinggi keberagaman, toleransi, dan tenggang rasa.
“Pemahaman seperti ini harus dikembangkan di Kabupaten Buol, agar semua orang tahu bahwa sebetulnya keanekaragaman ini harus dipahami secara lebih utuh. Dan peranan ormas, serta media sebetulnya menjadi lebih penting untuk membangun semangat toleransi, inklusivitas, untuk membentengi masyarakat dari pemberitaan menyimpang (Hoaks), yang dapat menimbulkan konflik di tengah masyarakat, elite politik, dan pemerintahan di daerah, “ kata Ketua PC Gerakan Pemuda Ansor Buol, Moh. Syam Manto, SKM
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
PC Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Buol, salah satu ormas di Kabupaten Buol yang dapat mengantarkan masyarakat Buol menuju kepada pemikiran yang inklusif dan lebih matang dalam menghadapi realitas keragaman, untuk menghindari berbagai konflik sosial d itengah masyarakat. Karena kurangnya pemahaman masyarakat dalam memfilter dan memilah informasi yang dapat menimbulkan konfilk yang berujung pada gangguan Kamtibmas.(**)

























