Palu, Suarautara.com – Bupati Buol Risharyudi Triwibowo menghadiri kegiatan Musrembang tingkat Provinsi Sulawesi Tengah terkait rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD), Senin, (30/6).
Kegiatan ini di buka langsung Gubernur Sulteng, Anwar Hafid didampingi Wakil Gubernur, dr. Renny A. Lamadjido serta seluruh Bupati/Walikota, Bappeda se sulawesi tengah.
Dalam kesempatan pidato Gubernur Anwar Hafid memaparkan isi RPJMD tentang 9 Program Berani yang lahir dari Visi-Misi, ada hal yang menarik perhatian tentang kesamaan gagasan program peningkatan kualitas sumber daya manusia untuk dapat bersaing di dunia pasar tenaga kerja.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Gubernur, setiap tahunnya angka kelulusan tingkat SMA/SLTA Sederajat yang tidak melanjutkan kuliah dan ingin langsung bekerja berjumlah 34.000 akan tetapi tidak mampu bersaing secara keterampilan (Life skill).
Olehnya Gubernur menegaskan kepada seluruh Bupati dan Walikota, agar supaya dapat membangun Balai Latihan Kerja (BLK) di setiap Daerah sebagai solusi dari pengembangan skill angkatan kerja.
Sejalan dengan program tersebut, “saya sebagai Bupati Buol sejak awal dalam Visi-Misi kami menjadikan BLK sebagai program prioritas yang masuk dalam 100 Hari Kerja. Saya meyakini betul bahwa kondisi di sulawesi tengah yang sudah menjadi bagian dari wilayah industri akan membutuhkan tenaga kerja terampil dan professional,”tuturnya.
Bupati Bowo juga menambahkan, pada prinsipnya pemerintah daerah akan siap berkolaborasi penuh dengan pemerintah provinsi untuk melaksanakan seluruh program 9 berani sulteng yang secara garis besar sangat relevan, sehingga akan lebih mudah mengimplementasikan dan mewujudkan cita cita bersama.
Khususnya program yang sangat fundamental seperti Berani Cerdas dan Berani Sehat yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat sulawesi tengah, dengan pembagian kewenangan antara pemerintah provinsi dan kabupaten tentu dapat mengakomodir kebutuhan pelayanan pendidikan dan kesehatan.
Wujud komitmen pemerintah daerah menjadikan sulawesi tengah sebagai daerah yang lebih maju sektor pembangunan dan kesejahteraan rakyat tertuang dalam RPJMD tingkat Kabupaten”.pungkasnya.***
























