TOUNA – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tojo Una-Una memaparkan capaian kinerja sepanjang tahun 2025 dalam konferensi pers akhir tahun yang digelar di Kantor BNNK Touna, Selasa (23/12/2025).
Kepala BNNK Tojo Una-Una, AKBP Djohansah Rahman, S.Pd, menegaskan bahwa upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) terus diperkuat dengan mengedepankan pendekatan kemanusiaan sesuai tagline War On Drugs For Humanity.
“BNN tegas terhadap bandar dan jaringan narkoba, namun bagi pengguna kami kedepankan rehabilitasi sebagai bentuk penyelamatan manusia,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada bidang pencegahan, BNNK Touna telah membentuk 11 Desa/Kelurahan Bersinar sejak 2020 hingga 2025. Selain itu, pada tahun 2025 dibentuk 30 relawan dan 50 penggiat anti narkoba di Kelurahan Labiabae untuk mendukung edukasi P4GN.
BNNK Touna juga melaksanakan tes urine terhadap 233 orang di instansi pemerintah dan lembaga pendidikan. Hasilnya, dua orang terdeteksi positif narkotika dan langsung diarahkan mengikuti program rehabilitasi.
Sementara melalui program Ketahanan Keluarga, BNNK Touna melakukan intervensi terhadap 20 keluarga guna memperkuat peran orang tua dan meningkatkan pemahaman anak tentang bahaya narkoba.
“Seluruh langkah ini bertujuan melindungi dan menyelamatkan masyarakat dari ancaman narkoba,” pungkas Djohansah.***
























