Suarautara.com|SITUBONDO – Satpolairud Polres Situbondo langsung menangani insiden sebuah mobil pikap yang jatuh ke laut saat proses embarkasi di Pelabuhan Jangkar, Situbondo, Sabtu (22/8/2026) pagi.
Petugas mendatangi lokasi setelah pikap Mitsubishi warna hitam bernomor polisi DK 8983 WWQ terperosok ke laut ketika hendak masuk ke KMP Dharma Kartika. Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 07.58 WIB.
Pikap dikemudikan Atnawi, warga Desa Karangnangka, Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep. Berdasarkan keterangan awal, kendaraan diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman saat bergerak menuju kapal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Akibat gangguan tersebut, pengemudi diduga tidak mampu menghentikan laju kendaraan. Pikap kemudian terperosok dari area dermaga dan jatuh ke laut.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kendaraan bersama barang muatannya mengalami kerugian materiil yang sementara diperkirakan mencapai Rp170 juta.
Satpolairud Polres Situbondo bersama pihak terkait kemudian melakukan penanganan di lokasi. Petugas juga melakukan pengumpulan bahan keterangan untuk mengetahui secara pasti penyebab kendaraan dapat terperosok ke laut.
Kasat Polairud Polres Situbondo AKP Gede Sukarmadiyasa mengatakan, pemeriksaan dan penanganan dilakukan untuk memastikan kondisi di lokasi tetap aman serta proses evakuasi kendaraan berjalan dengan baik.
“Kami mengimbau kepada pengemudi kendaraan yang akan menyeberang melalui Pelabuhan Jangkar agar melakukan pemeriksaan kendaraan terlebih dahulu. Pastikan kondisi mesin dan sistem pengereman berfungsi dengan baik sebelum memasuki area pelabuhan dan kapal,” ujar Gede.
Ia juga meminta kru kapal meningkatkan kewaspadaan ketika mengatur kendaraan yang masuk ke kapal, termasuk memastikan posisi kendaraan tertata dengan baik.
“Kru kapal yang bertugas mengawasi keluar masuk kendaraan ke KMP juga harus berhati-hati dan mengatur posisi parkir kendaraan dengan baik untuk mencegah terjadinya kecelakaan,” tegasnya.
Dalam penanganan kejadian tersebut, Satpolairud Polres Situbondo berkoordinasi dengan Jasa Raharja, ASDP Jangkar, dan PT DDU. Kendaraan yang jatuh ke laut juga masih dalam proses evakuasi.
Berdasarkan koordinasi awal, pemilik kendaraan menerima kejadian tersebut sebagai musibah yang diduga berkaitan dengan gangguan pada kendaraan. Pihak terkait selanjutnya membantu proses administrasi untuk pengajuan asuransi sesuai ketentuan yang berlaku.
Satpolairud Polres Situbondo masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak untuk memastikan rangkaian kejadian tersebut.

























