Inovasi Pelayanan Publik Tegas Bupati Amirudin Harus Beri Dampak Nyata bagi Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto istimewa: Bupati Banggai Ir.H Amirudin.SP.MP.MM bersama para dosen dan forum camat

foto istimewa: Bupati Banggai Ir.H Amirudin.SP.MP.MM bersama para dosen dan forum camat

SuaraUtara.com, Banggai – Bupati Banggai Ir. H. Amirudin, S.P., M.M., M.P. menegaskan bahwa setiap inovasi yang dikembangkan pemerintah harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan saat membuka Seminar Awal Kajian Evaluasi Dampak Inovasi Sektor Pelayanan Publik di Kabupaten Banggai yang dilaksanakan pada Selasa (9/6/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Banggai di Ruang Rapat Kantor BRIDA tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Banggai dalam memperkuat perencanaan pembangunan berbasis riset, data, dan inovasi.

Selain itu, seminar ini juga menjadi momentum untuk mengevaluasi dampak berbagai inovasi pelayanan publik yang telah diterapkan oleh perangkat daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala BRIDA Kabupaten Banggai, Andi Nur Syamsy Amir, S.STP., M.Si., dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan kajian ini sejalan dengan arah pembangunan daerah sebagaimana tertuang dalam RPJMD Kabupaten Banggai Tahun 2025 – 2029, khususnya pada prioritas peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.

Menurutnya, kajian tersebut merupakan hasil kerja sama antara BRIDA Kabupaten Banggai dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Tompotika Luwuk sebagai mitra akademik sekaligus tenaga ahli pelaksana kajian.

Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada LPPM Universitas Tompotika Luwuk atas dukungan dan kolaborasinya dalam mendampingi Pemerintah Kabupaten Banggai pada pelaksanaan kajian ini,” ujar Andi Nur Syamsy Amir.

Ia menjelaskan, seminar awal tersebut menjadi forum strategis untuk menghimpun berbagai masukan, saran, dan penyempurnaan dari para pemangku kepentingan guna memastikan pelaksanaan kajian berjalan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan daerah.

Selain itu, seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan, dan pihak terkait diharapkan dapat mendukung proses pengumpulan data serta pelaksanaan kajian di lapangan agar hasil yang diperoleh benar-benar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Hasil kajian ini diharapkan dapat menjadi landasan dalam penyusunan kebijakan, program, dan kegiatan pembangunan di sektor pelayanan publik yang lebih efektif, efisien, adaptif, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Banggai H. Amirudin dalam sambutannya menegaskan bahwa seminar awal tersebut memiliki posisi yang sangat penting, vital, dan strategis dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Banggai.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan langkah ilmiah yang objektif dan terukur untuk memotret serta mengevaluasi sejauh mana inovasi-inovasi yang telah dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat dan dampak positif bagi masyarakat.

Kita ingin memastikan bahwa anggaran, waktu, dan energi yang telah dikeluarkan untuk melahirkan sebuah inovasi pelayanan publik sebanding dengan manfaat dan kemudahan yang dirasakan masyarakat serta selaras dengan arah pembangunan nasional,” ujar Bupati Amirudin.

Ia menambahkan, evaluasi yang dilakukan melalui kajian tersebut akan menjadi dasar dalam melahirkan kebijakan yang berbasis data dan fakta, bukan sekadar asumsi maupun laporan administratif semata.

Bupati Amirudin juga mengingatkan bahwa tujuan utama dari setiap inovasi yang dikembangkan pemerintah adalah meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan mendorong kesejahteraan rakyat.

Inovasi adalah instrumen, pelayanan publik adalah medianya, dan kesejahteraan rakyat adalah tujuannya. Mari kita ikuti seminar awal ini dengan penuh tanggung jawab demi melahirkan rekomendasi kebijakan yang berbasis data dan fakta (evidence-based policy),” tegasnya.

Seminar awal ini dihadiri para pimpinan perangkat daerah, camat se-Kabupaten Banggai, tim LPPM Universitas Tompotika Luwuk, serta sejumlah undangan lainnya.

Melalui kajian tersebut, Pemerintah Kabupaten Banggai berharap inovasi pelayanan publik yang telah berjalan dapat dievaluasi secara komprehensif sehingga mampu menghasilkan rekomendasi kebijakan yang tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.(AM’oks69)

Berita Terkait

SMP Negeri Mirqan Luwuk Selatan Resmi Hadir Usung Konsep Smart School untuk Wujudkan Banggai Cerdas
RUPS PT Banggai Energi Utama Setujui Dividen Tahun Buku 2025 Perkuat Tata Kelola Perusda
Saat Pimpin Rapat Persiapan GTRA 2026 Bupati Amirudin Tegaskan Reforma Agraria untuk Kesejahteraan Masyarakat Banggai
Buka Diklat Koperasi Merah Putih Bupati Amirudin Dorong Digitalisasi dan Penguatan Ekonomi Desa
Pastikan Kualitas Makan Bergizi Gratis, Kapolres Tolitoli bersama Forkopimda Sidak SPPG di Baolan
Kuasa Hukum Wahid Rimpu Tanggapi Laporan Pencemaran Nama Baik: Unsur Rasa Malu Ditentukan Ahli Bahasa
Resmikan Tiga Ruangan Baru di Kejari Touna, Kajati Sulteng Dorong Percepatan Digitalisasi
Klarifikasi Akun Fery Tap Terkait Laporan Camat Ampana Tete: Ada Kesalahpahaman Pesan

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:12 WITA

SMP Negeri Mirqan Luwuk Selatan Resmi Hadir Usung Konsep Smart School untuk Wujudkan Banggai Cerdas

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:45 WITA

RUPS PT Banggai Energi Utama Setujui Dividen Tahun Buku 2025 Perkuat Tata Kelola Perusda

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:29 WITA

Inovasi Pelayanan Publik Tegas Bupati Amirudin Harus Beri Dampak Nyata bagi Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:04 WITA

Saat Pimpin Rapat Persiapan GTRA 2026 Bupati Amirudin Tegaskan Reforma Agraria untuk Kesejahteraan Masyarakat Banggai

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:43 WITA

Buka Diklat Koperasi Merah Putih Bupati Amirudin Dorong Digitalisasi dan Penguatan Ekonomi Desa

Berita Terbaru