Suarautara. com, Touna – epedulian Pangdam XIII Palaka Wira Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar terhadap akses pendidikan anak-anak di wilayah kepulauan kembali ditunjukkan melalui pemberian bantuan perahu ketinting kepada pelajar di Desa Kavetan, Pulau Salaka, Kecamatan Una-Una, Kabupaten Tojo Una-Una, Jumat (12/12/2025).
Bantuan tersebut diberikan untuk mengatasi kendala transportasi laut yang selama ini menyebabkan anak-anak sering terlambat bahkan tidak dapat bersekolah.
“Pendidikan adalah hak setiap anak bangsa. Tidak boleh ada anak yang kehilangan kesempatan belajar hanya karena keterbatasan transportasi akibat tinggal di wilayah kepulauan,” tegas Pangdam.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, bantuan perahu ketinting ini bukan sekadar sarana transportasi, tetapi juga bentuk kehadiran negara di wilayah terluar dan terpencil.
“Kita ingin memastikan pendidikan dapat dirasakan secara merata hingga ke pelosok. Anak-anak di pulau kecil harus memiliki kesempatan yang sama dengan anak-anak di perkotaan,” ujarnya.
Pangdam juga berpesan agar perahu ketinting yang diberikan dapat dirawat dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.
“Perahu ini harus dijaga dan dipelihara agar dapat digunakan dalam jangka waktu lama, sehingga manfaatnya terus dirasakan oleh anak-anak sekolah,” pesannya kepada Kepala Desa Kavetan, Jemmy Monoarfa.
Raut kegembiraan tampak jelas di wajah anak-anak yang langsung mencoba perahu tersebut.
“Terima kasih Bapak Pangdam. Sekarang kami tidak terlambat lagi pergi ke sekolah,” ujar salah seorang siswa dengan wajah polos penuh semangat.
Rasa syukur juga disampaikan para orang tua siswa. Mereka mengaku selama ini sangat kesulitan mengantar anak ke sekolah akibat keterbatasan sarana transportasi laut.
“Kami sangat berterima kasih. Sekarang anak-anak kami bisa berangkat dan pulang sekolah tepat waktu,” ungkap salah satu orang tua.
Sebelumnya, pelajar di wilayah Kepulauan Togean kerap menghadapi kendala serius dalam mengakses pendidikan karena minimnya transportasi. Dengan adanya bantuan perahu ketinting ini, hambatan tersebut kini mulai teratasi.
Kepala Desa Kavetan, Jemmy Monoarfa, menyatakan pihaknya akan membentuk tim khusus untuk mengelola, merawat, dan mengoperasikan perahu secara rutin demi keberlangsungan pemanfaatannya.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una melalui Bupati Ilham Lawidu menyampaikan apresiasi atas kepedulian Pangdam XIII/Merdeka. Ia menilai bantuan tersebut menjadi contoh nyata sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam memajukan pendidikan, khususnya di wilayah kepulauan.
Diharapkan, program serupa dapat terus berlanjut untuk mengatasi berbagai kendala pendidikan di daerah kepulauan lainnya di Sulawesi Tengah. (*)
























