Suarautara.com, Touna — Wakil Bupati Tojo Una-Una, Hj. Surya, S.Sos, M.Si, menegaskan sejumlah poin penting terkait peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Informasi Publik yang berlangsung di Auditorium Bupati, Rabu (26/11/2025).
Dalam sambutannya, Wabup Surya menekankan bahwa PPID memiliki peran strategis dalam memastikan terselenggaranya pelayanan informasi publik yang cepat, tepat, dan mudah diakses. Menurutnya, tugas PPID bukan sekadar administratif, tetapi merupakan bagian dari komitmen moral pemerintah daerah untuk menjaga kepercayaan publik.
“Peran PPID adalah wajah pemerintah daerah di mata masyarakat. Apa yang kita sebarluaskan, apa yang kita simpan, dan apa yang kita klarifikasi akan menentukan citra pemerintah daerah,” tegas Wabup Surya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bimtek Diikuti 78 Peserta, Hadirkan Narasumber Komisi Informasi Sulteng
Bimtek ini dilaksanakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Tojo Una-Una yang dipimpin oleh Kadiskominfo, Dg. Mario Pawajoi, SH, MH. Kegiatan diikuti oleh 78 peserta, terdiri dari sekretaris dinas dan operator OPD.
Hadir sebagai narasumber:
Ridwan Laki, S.Pd.I., M.Si., Wakil Ketua Komisi Informasi Provinsi Sulteng
Wahyu Muh. Akram, S.Kom., Bidang Teknik IT Kominfo Santik Provinsi Sulteng
Wabup Surya berharap materi yang disampaikan dapat menjadi penguatan kapasitas PPID dalam pengelolaan informasi publik, serta mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang terbuka, responsif, dan akuntabel.
Keterbukaan Informasi Menjadi Keharusan di Era Digita
Menurut Wakil Bupati, perkembangan teknologi membuat keterbukaan informasi bukan lagi pilihan, tetapi keharusan untuk memperkuat demokrasi dan meningkatkan pelayanan publik.
Ia menilai kegiatan Bimtek ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan profesionalisme, kompetensi, dan kemampuan teknis PPID di setiap perangkat daerah.
“Kegiatan ini penting agar setiap perangkat daerah mampu menyelenggarakan pelayanan informasi sesuai Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik,” ujarnya.
Tantangan Pengelolaan Informasi Semakin Kompleks
Wakil Bupati Surya juga mengingatkan bahwa tantangan dalam pengelolaan informasi publik saat ini semakin beragam, mulai dari penyediaan data, klasifikasi informasi, pengelolaan pengaduan, hingga standarisasi dokumentasi dan digitalisasi.
Semua tantangan tersebut membutuhkan SDM yang andal, sistem yang kuat, dan komitmen berkelanjutan dari seluruh perangkat daerah.
Keterbukaan Informasi sebagai Fondasi Pembangunan Daerah
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una terus berkomitmen mewujudkan visi pembangunan daerah:
“Mewujudkan masyarakat Tojo Una-Una yang religius, maju, adil, dan sejahtera berbasis sektor unggulan yang berkelanjutan.”
Visi tersebut harus ditopang oleh keterbukaan informasi publik sebagai fondasi penting untuk membangun kepercayaan, partisipasi, dan kolaborasi masyarakat.
Perkuat PPID Utama dan PPID Pembantu
Di akhir sambutan, Wakil Bupati mengajak seluruh peserta memaksimalkan peran PPID Utama dan PPID Pembantu di setiap perangkat daerah, sehingga sistem pelayanan informasi publik semakin solid, terintegrasi, dan responsif.
> “Melalui pengelolaan informasi yang baik, pemerintah daerah dapat menyampaikan kebijakan dan program pembangunan secara terbuka, mudah dipahami, dan mudah diakses,” tutup Wabup Surya. (Agung)






















