BUOL, SUARAUTARA.COM – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Buol yang akan digelar pada bulan Desember 2025, dinamika internal organisasi semakin menghangat. Sejumlah nama mulai mencuat sebagai calon kuat Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Buol periode mendatang.
Selain Rinto S Karnaen, dua nama lain yang juga digadang maju adalah Imbron dan Ruslan, yang saat ini masih menjabat sebagai Ketua Pimpinan Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Buol. Ketiganya disebut memiliki kapasitas dan dedikasi tinggi dalam menggerakkan roda organisasi serta memperkuat peran dakwah kepemudaan di daerah.
Dukungan terhadap Rintopun terus mengalir dari berbagai pengurus dan kader Pemuda Muhammadiyah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Rinto dikenal aktif dan konsisten dalam kegiatan sosial serta pembinaan kader. Ia punya visi dan semangat pembaruan untuk membawa Pemuda Muhammadiyah Buol lebih progresif,” ujar salah satu kader, Rabu (23/10/2025).
Sementara itu, Hermawan M. Nur, salah satu kader Pemuda Muhammadiyah Buol, turut menyampaikan dukungannya kepada Rinto.
“Beliau memiliki integritas dan komitmen yang kuat terhadap persyarikatan. Kami melihat Rinto mampu memimpin dan mempersatukan kader,” ucap Hermawan yang juga sebagai Utsus Bupati Buol bidang Pariwisata ini.
Meski begitu, sejumlah kader lain juga menilai baik figur Imbron dan Ruslan yang telah memiliki pengalaman panjang dalam struktur kepemimpinan. Keduanya dinilai layak untuk kembali bersaing secara sehat dalam Musda mendatang.
“Baik Imbron maupun Ruslan punya rekam jejak yang kuat di organisasi. Mereka juga memiliki hubungan baik dengan seluruh elemen Muhammadiyah di Buol,” ujar seorang kader muda lainnya.
Rinto saat ditemui disalah satu kedai kopi di Buol, Rabu (22/10/2025) malam, mengatakan pada dasarnya setiap kader Muhamadiyah siap jika dipercayakan untuk memimpin ormas ini.
“ selaku kader jika dibutuhkan dan didukung untuk kemajuan organisasi saya siap-siap saja. Intinya bagimana organisasi ini bisa berjalan cepat seiring dengan visa dan misi bersama,” singkatnya.
Rinto juga menambahkan, Musda Desember nanti menjadi ajang demokratis dan bermartabat. Semua kader memiliki peluang yang sama untuk mengabdikan diri,” katanya.
Rinto sendiri menegaskan bahwa Musda bukan semata ajang perebutan jabatan, melainkan wadah memperkuat sinergi antar kader.
“Saya siap menerima amanah jika memang dikehendaki teman-teman. Yang terpenting adalah menjaga semangat ukhuwah dan dakwah dalam bingkai persyarikatan,” ujarnya.
Musyawarah Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Buol yang akan digelar bulan Desember nanti diharapkan melahirkan pemimpin muda yang mampu membawa semangat baru dan memperkuat kontribusi Pemuda Muhammadiyah dalam pembangunan daerah.[Red]
























