SUARAUTARA.COM, TOUNA – Lurah Dondo Barat, Hadijah, S.Sos, terus berinovasi membangun kawasan kuliner tepi laut Angkringan Ketapang sebagai pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat dan wajah baru wisata Kota Ampana.
Program ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran Kecamatan Ampana Kota dan Ratolindo sebagai pintu gerbang wisata bahari menuju Kepulauan Togean.
“Kami menata ulang kawasan agar semua lapak menghadap laut berbentuk U, supaya pengunjung bisa menikmati panorama laut dan sunset. Penataan ini bagian dari upaya menjadikan Ampana sebagai kota wisata yang layak jual,” ungkap Hadijah, Jumat (10/10/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, pemerintah kelurahan akan terus melakukan evaluasi terhadap kebersihan, kenyamanan, dan keindahan kawasan. Penataan ulang juga menyasar sistem pengelolaan lapak agar lebih tertib.
Hadijah mengungkap, setiap pemilik lapak hanya memiliki hak jual makanan dan tidak boleh memperjualbelikan lapaknya ke pihak luar. Lapak yang tidak lagi beroperasi akan diganti rugi sebesar Rp500.000, sesuai kesepakatan bersama para pelapak.
“Dana itu hasil swadaya masyarakat, bukan dari pemerintah kabupaten. Semua kebijakan lahir dari musyawarah, tanpa paksaan,” tegasnya.
Lurah Hadijah menambahkan, kebijakan ini bertujuan memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis lokal dan menjadikan Angkringan Ketapang sebagai ikon kuliner yang bersih, nyaman, dan menarik wisatawan.
“Kami akan selalu hadir memberi solusi dan mendukung ekonomi masyarakat. Tujuannya satu: kesejahteraan warga Dondo Barat,” tandasnya.[Agung]
























