Baznas Empat Kabupaten di Sulteng Perkuat Kolaborasi Tanggap Bencana

Jumat, 15 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Asisten II Mujiono Lasitata.SH.M.H Kaban BPBD Feri Sujarman dan pengurus Baznas

Foto Asisten II Mujiono Lasitata.SH.M.H Kaban BPBD Feri Sujarman dan pengurus Baznas

Banggai, Suarautara.com – Kolaborasi antarlembaga dan antarwilayah dalam upaya penanggulangan bencana di daerah perlu terus diperkuat.

Pesan ini disampaikan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Banggai, Mujiono, saat membuka Pelatihan Manajemen Bencana Tingkat Dasar yang digelar Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banggai, Jumat (15/8/2025), di objek wisata Sandakan, Desa Biak, Kecamatan Luwuk Utara.

Kegiatan ini menjadi momentum pembentukan Baznas Tanggap Bencana (BTB) 4, yang melibatkan Baznas dari empat kabupaten, yaitu Banggai, Banggai Laut, Banggai Kepulauan, dan Tojo Una-Una.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mujiono menyampaikan apresiasi pemerintah daerah terhadap peran aktif Baznas dalam penanggulangan bencana.

Selain memiliki peran utama dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, Baznas juga punya peran strategis membantu masyarakat yang terdampak bencana,” ujar Mujiono.

Ia berharap kolaborasi antara Baznas dan pemerintah daerah terus terjaga untuk menyelesaikan persoalan sosial dan kebencanaan di wilayah tersebut.

Ketua Baznas Provinsi Sulawesi Tengah, Prof. Dr. Hj. Dahlia Syuaib, menegaskan bahwa BTB merupakan bentuk nyata kepedulian Baznas dalam menghadapi persoalan kebencanaan.

Di saat lembaga lain terkendala aturan dan keterbatasan anggaran, Baznas lebih luwes dalam menyalurkan bantuan,” ungkapnya.

Ketua Baznas Banggai, Asri Abasa, mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan sebagai tuan rumah pelatihan.

Baznas tidak hanya menyalurkan bantuan, tapi juga terjun langsung di lapangan sebagai upaya tanggap bencana,” katanya.

Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari, 15–17 Agustus 2025, ini diikuti 33 peserta dari empat kabupaten. Materi pelatihan mencakup manajemen penanggulangan bencana, koordinasi lintas lembaga, hingga praktik lapangan di lokasi simulasi. ( AM’ oks69 )

Berita Terkait

Seleksi Eselon II Banggai Mengerucut Panitia Hanya 14 Jabatan Terisi dari 15 Formasi
Pemkab Banggai Matangkan Verifikasi Lapangan EKK Hariadi Bola Tekankan Kesiapan dan Sinergi Tim
Sekda Banggai Moh Ramli Tongko dan Kaban BKD ASN Taat WFH dengan Baik di Awasi Ketat ada Sanksi Menanti
Polisi dan Warga Bergerak Lakukan Pencarian,Bocah 5 Tahun di Panarukan Dilaporkan Hilang
Kapolres Situbondo Tinjau Pemancar Radio Polri di desa Kayumas, Pastikan Kelancaran Komunikasi untuk Pelayanan Masyarakat
Pelaku Gunakan Mobil Sedan Modifikasi, Polres Situbondo Ungkap Penyalahgunaan Penjualan BBM Pertalite
NasDem Sulteng Desak Media Tempo Minta Maaf dan Sampaikan Sikap Resmi ke PWI
Kejati Sulteng Bersama PWI Sepakat Perkuat Kapasitas Wartawan dan Kehumasan

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 22:45 WITA

Seleksi Eselon II Banggai Mengerucut Panitia Hanya 14 Jabatan Terisi dari 15 Formasi

Sabtu, 18 April 2026 - 22:33 WITA

Pemkab Banggai Matangkan Verifikasi Lapangan EKK Hariadi Bola Tekankan Kesiapan dan Sinergi Tim

Sabtu, 18 April 2026 - 20:58 WITA

Sekda Banggai Moh Ramli Tongko dan Kaban BKD ASN Taat WFH dengan Baik di Awasi Ketat ada Sanksi Menanti

Jumat, 17 April 2026 - 06:21 WITA

Polisi dan Warga Bergerak Lakukan Pencarian,Bocah 5 Tahun di Panarukan Dilaporkan Hilang

Jumat, 17 April 2026 - 06:12 WITA

Kapolres Situbondo Tinjau Pemancar Radio Polri di desa Kayumas, Pastikan Kelancaran Komunikasi untuk Pelayanan Masyarakat

Berita Terbaru