BOLMUT, SUARAUTARA.COM – Kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) VIII sukses digelar dan ditutup langsung oleh Dewan Pengurus Aliansi Masyarakat Adat Nasional (DAMANAS), Stevanus Masiun, bertempat Gedung Serbaguna Hembago, Desa Kedang Ipil, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur Rabu, (16/4/2025).
Bima Andrie Datunsolang, selaku ketua PD AMAN kecamatan Bintauna kepada suarautara.com saat dihibungi di sela-sela penutupan kegiatan mengatakan seluruh rangkaian Rakernas sudah selesai dilaksanakan, dan perwakilan AMAN Kabupaten Bolmut mengikuti seluruh rangkaian kegiatan itu.
Bima Andrie Datunsolang yan juga Sangadi Pimpi ini berharap dengan mengikuti rangkaian kegiatan di tanah Borneo ini dapat memberikan pengalaman dan pengetahuan baru lebih khusus terkait berbagai persoalan pengelolaan sumber daya alam (SDA) sesuai dengan peraturan perundang-undangan berlaku yang menjadi materi focus pada pelaksanaan Rakernas di Kaltim.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, hal yang paling ditekankan oleh PB AMAN adalah perampungan pemetaan wilayah adat di seluruh wialayah kepengurusan PD AMAN se Nusantara.

Selain itu Menurut Bima, ancaman terhadap wilayah adat meningkat. Ini yang dibicarakan secara serius dalam Rakernas, termasuk soal pengakuan komunitas Masyarakat Adat Kutai di Kedang Ipil, yang menjadi lokasi Rakernas tahun ini,” jelasnya Bima.
Selaku ketua PD AMAN, Ia juga berharap kerjsamanya kepada semua pihak yang selama ini diduga terlibat dalam kegiatan eksploitasi brutal khususnya di wilayah Bolmut untuk segaera dihentikan sebelum berakibat fatal bagi lingkungan sekitar, tanpa mengesampingkan kesejahteraan warga dan daerah,” tgasnya.
“ harapan saya agar semua pihak yang terlibat dalam kegiatan eksploitasi yang brutal terhadap sumber daya alam (SDA) di Bolmut khususnya PETI yang ada di Bintauna untuk segera dihentikan demi kelangsungan kelestarian lingkungan alam sekitar, hal ini dilakukan supaya kelak menjamin kelangsungan hidup anak cucu kita semua, tentu hal ini dilakukan untuk kepentingan bersama,” jelasnya.(Red)






















