SUARAUTARA.COM, PALU – Dian Prasetyo Hangkiho adalah caleg dari Partai Demokrat pada dapil Kabupaten Tolitoli- Buol dengan nomor urut 5. Dian lahir di kota Palu 24 Maret 1991 silam, ia adalah caleg muda yang berprofesi sebagai pengusaha.
Motivasinya terjun ke dunia politik demi berkontribusi terhadap pembangunan dan memberi contoh kepada generasi muda, sehingga dirinya saat ini menjabat ketua Angkatan Muda Partai Demokrat (AMPD) Kabupaten Buol hingga saat ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dian juga berkeinginan turut dapat membangun daerah tertinggal di Nusantara lebih khusus di wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng).
Dalam akun sosial medianya, ia berjanji akan mengutamakan para petani dan nelayan lewat parlemen.
Adapun janjinya adalah membantu kepentingan Petani dan merancang program khusus untuk kepentimgan petani dan nelayan.
Sebagai generasi muda, Dian mengingatkan agar tidak apatis pada setiap peristiwa politik.

Sejak tahun 2019, Dian sudah membaur dengan para petani di kabupaten Buol dan Tolitoli. Artinya, sebelum ada wacana ke pemilu legislatif pada tahun depan, Ia sudah sejak awal melakukan kerja-kerja pendampingan kepada para petani melalui berbagai program dari dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulteng.
Contohnya dari tahun 2019, sudah puluhan ribu bibit durian Moutong dan berbagai alat pertanian serta alat bantu kepada para nelayan sudah disalurkan dan berkat usaha dan pendampingannya, seluruh nelayan dan petani di kabupaten Buol dan Tolitoli berterima kasih karena sudah merasakan bantuan tersebut.
Ada hal menarik disampaikan putra dari pasangan keluarga Hi.Budi Wiyono dan Hj. Suryani hangkiho ini, meski sang ayah bertugas di Korem Palu dan sempat mengabdi di Tolitoli di keluarga militer, namun pria murah senyum ini tertarik berusaha di bidang pertanian meski bergelar seorang sarjana hukum.
Menurut Dian Prasetyo dalam postingannya di medsos milik akun pribadinya, ” Sedikit bicara bayak berbuat untuk program masyarakat”, pernyataan ini dibuktikannya dengan menyalurkan bantuan bibit durian mountong sebanyak 6000 pohon pada Bulan Juni di wilayah Kaupaten Buol baru-baru ini.
” Alhamdulillah di tahun 2023 ini, kita sudah memasuki tahap kedua penyaluran bibit durian Moutong bagi para petani, meski ini program pemerintah, kita harus benar-benar mengawal proses penyalurannya dan dipastika sampai ke tangan para petani yang membutuhkannya, meski belum bisa dirasakan manfaatnya saat ini, saya jamin beberapa tahun mendatang pasti akan dirasakan manfaatnya sampai anak cucu kita,” tandasnya. (red)
























