Kantor PKB Kabupaten Malang Didorong Jadi Pusat Pelayanan Warga

Sabtu, 8 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malang, suarautara.com – Kantor DPC PKB Kabupaten Malang tidak ingin hanya menjadi pusat aktivitas politik. Keberadaan Masjid Al-Iskandariyah dan Graha Gus Dur di kompleks kantor tersebut diharapkan mampu menjadikan partai lebih dekat dengan masyarakat sekaligus menghadirkan manfaat sosial secara nyata.

Dorongan itu disampaikan Ketua DPW PKB Jawa Timur periode 2026–2031, Abdul Halim Iskandar atau Gus Halim, saat menghadiri tasyakuran Harlah ke-28 PKB sekaligus peresmian Masjid Al-Iskandariyah dan Graha Gus Dur di Kantor DPC PKB Kabupaten Malang, Kepanjen, Sabtu (8/8/2026).

Menurut Gus Halim, pembangunan fasilitas tersebut harus diikuti dengan perubahan cara partai hadir di tengah masyarakat. Kantor DPC tidak cukup hanya digunakan untuk kegiatan internal kepengurusan, tetapi harus terbuka untuk aktivitas yang memberikan dampak langsung bagi warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jangan sampai kantor ini hanya menjadi tempat kegiatan partai. Saya berharap dimanfaatkan semaksimal mungkin agar menjadi bukti kehadiran kita di masyarakat dan memberikan dampak sosial,” kata Gus Halim.

Ia bahkan meminta pengelolaan Masjid Al-Iskandariyah diarahkan untuk memperkuat kegiatan sosial. Infak dan sedekah yang terkumpul tidak semata-mata digunakan untuk kebutuhan operasional masjid, tetapi dapat disalurkan bagi kepentingan masyarakat di sekitar.

“Infak dan sedekah di masjid jangan hanya untuk operasional. Kalau bisa digunakan untuk kegiatan sosial di wilayah. Kita harus tampil di depan dengan memberikan manfaat kepada masyarakat,” tegasnya.

Gus Halim menilai keberadaan masjid di kompleks Kantor DPC PKB Kabupaten Malang menjadi nilai lebih. Fasilitas tersebut sekaligus mencerminkan keseimbangan antara hubungan kepada Allah dan hubungan dengan sesama manusia.
Di sisi lain, momentum Harlah ke-28 PKB juga dimanfaatkan untuk memperkuat konsolidasi organisasi menjelang Pemilu 2029.

Gus Halim mengingatkan seluruh jajaran PKB agar tidak kehilangan konsistensi dalam menjalankan perjuangan partai.
Ia secara khusus meminta para mantan Ketua DPC PKB tetap menjaga komitmen dan istiqomah dalam perjuangan.

“Saya mengingatkan semua mantan Ketua DPC PKB untuk tetap konsisten, tidak berubah dan selalu istiqomah,” ujarnya.

Menurut Gus Halim, tantangan PKB pada Pemilu 2029 dipastikan semakin berat. Karena itu, konsolidasi tidak boleh hanya dilakukan menjelang pemilu, tetapi harus menjadi pekerjaan organisasi secara berkelanjutan.

“Kita harus terus berikhtiar dan berjuang. Konstituen yang sudah ada harus kita rawat agar tetap solid, kemudian kita tambah dengan konstituen baru,” katanya.

Ia mengingatkan kader agar tidak menjadikan PKB sebagai sekadar permainan politik. Sebab, PKB lahir dari aspirasi masyarakat Nahdlatul Ulama (NU).

“Jangan membuat mainan PKB. PKB lahir karena keinginan warga masyarakat NU. Karena itu kita harus menjaga dan memperjuangkan PKB dengan sungguh-sungguh,” tegas Gus Halim.

Gus Halim juga mendoakan jajaran PKB Kabupaten Malang, Kota Malang, dan Kota Batu agar tetap kompak serta mampu meraih hasil terbaik pada Pemilu 2029.

“Kita songsong kemenangan PKB pada pemilihan legislatif dan pemilihan presiden tahun 2029,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Malang HM Sanusi mengapresiasi perkembangan PKB Kabupaten Malang. Ia menilai pembangunan kantor yang dilengkapi masjid dan gedung pertemuan merupakan capaian organisasi yang patut diapresiasi.

“PKB Kabupaten Malang menunjukkan prestasi yang luar biasa. Bisa membangun kantor, masjid dan gedung pertemuan,” ujar Sanusi.

Sanusi juga mengungkapkan peran Gus Halim dalam perjalanan politiknya. Ia menyebut Gus Halim banyak memberikan bantuan pemikiran dan bimbingan ketika dirinya masih berada di legislatif maupun setelah menjabat sebagai Bupati Malang.

“Gus Halim banyak membantu dan membimbing saya saat di legislatif maupun saat menjadi Bupati Malang,” katanya.

Sanusi menegaskan, keberadaan partai harus memberikan kemudahan dan manfaat bagi masyarakat. Ia pun menyatakan dukungannya agar PKB mampu memenangkan Pemilu 2029 di Kabupaten Malang.

“Pada 2029 PKB harus menang di Kabupaten Malang. Saya sudah siap untuk ikut memenangkannya,” tegas Sanusi.

Dalam kesempatan itu, Sanusi juga mendorong pemberdayaan masyarakat desa, termasuk para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang telah kembali ke daerah. Menurutnya, mereka perlu mendapatkan ruang untuk mengembangkan kemampuan dan ekonomi setelah tidak lagi bekerja di luar negeri.

“Pekerja migran Indonesia setelah tidak bekerja di luar negeri harus diberdayakan di wilayah desa,” ujarnya.

Sanusi juga meminta anggota legislatif dari PKB mengarahkan pokok-pokok pikirannya pada program yang berdampak langsung terhadap masyarakat desa, seperti pembangunan infrastruktur dan bantuan untuk sektor pertanian.

Sedangkan Ketua DPC PKB Kabupaten Malang periode 2026–2031, H. Kholiq atau Abah Kholiq, menjelaskan pembangunan kantor dilakukan secara bertahap karena keterbatasan anggaran.

Menurutnya, pembangunan tersebut sempat mendapat protes lantaran tidak dilakukan sekaligus. Namun, proses pembangunan akhirnya dapat dilanjutkan dengan dukungan para donatur dan pengurus.

“Pembangunan kantor ini tidak langsung menyeluruh karena ada kendala anggaran. Pada periode kemarin pembangunan tidak mengambil anggaran dari Banpol, tetapi berasal dari donatur dan pengurus,” jelas Abah Kholiq.

Ia menegaskan, pembangunan Kantor DPC PKB Kabupaten Malang tidak hanya berorientasi pada kebutuhan organisasi. Konsep yang dibangun juga mengedepankan keseimbangan antara hubungan spiritual dan sosial.

“Pembangunan kantor ini menganut hablum minallah dan hablum minannas,” katanya.

Peresmian Masjid Al-Iskandariyah dan Graha Gus Dur tersebut turut dihadiri jajaran pengurus PKB dari tingkat anak ranting hingga anak cabang. Momentum tersebut sekaligus menjadi ruang konsolidasi struktur partai untuk memperkuat organisasi sekaligus menyiapkan mesin politik menghadapi Pemilu 2029.

Berita Terkait

Satpolairud Situbondo Perketat Pemeriksaan Muatan Truk di Pelabuhan Jabgkar
Muscab III PPP Buol Resmi Dibuka, Bupati Tekankan Sinergi Politik dan Pembangunan Daerah
ADPI dan Pupuk Indonesia, Bondowoso: Pupuk Phonska Cukup
Bupati Touna Lepas Mahasiswa KKN-PPM UGM Periode II di Togean
Kabel PLN Dicuri  Pria Asal Nambo Tak Berkutik Saat Dibekuk Tim Resmob Polresta Banggai
Aniaya Anak Latihan Gerak Jalan Dua Pemuda Karaton ZS (22) dan RP (17) Diciduk Tim URC Polresta Banggai
SU alias B (22) Pelaku Ramas Payudara Remaja Putri di Jalan Berhasil Diamankan Tim Resmob Polresta Banggai
Berujung Petaka Buka Pintu Mobil Sembarangan  Pemotor Kritis di Batui Selatan Satlantas Polresta Banggai Olah TKP

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:08 WITA

Kantor PKB Kabupaten Malang Didorong Jadi Pusat Pelayanan Warga

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:31 WITA

Satpolairud Situbondo Perketat Pemeriksaan Muatan Truk di Pelabuhan Jabgkar

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:09 WITA

Muscab III PPP Buol Resmi Dibuka, Bupati Tekankan Sinergi Politik dan Pembangunan Daerah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:06 WITA

ADPI dan Pupuk Indonesia, Bondowoso: Pupuk Phonska Cukup

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 01:34 WITA

Kabel PLN Dicuri  Pria Asal Nambo Tak Berkutik Saat Dibekuk Tim Resmob Polresta Banggai

Berita Terbaru