Suarautara.com, Banggai – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda Kabupaten Banggai. Tiga titik api muncul di kawasan Pegunungan Desa Toipan, Kecamatan Pagimana.
Kamis (6/8/2026), sehingga memicu aksi cepat aparat kepolisian bersama tim gabungan untuk mencegah kobaran api semakin meluas.
Titik kebakaran berada di kawasan perkebunan warga di kompleks Lempek, Lounok, dan Padang. Medan yang terjal, angin kencang, serta keterbatasan peralatan membuat proses pemadaman berlangsung cukup sulit.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Meski sebagian api berhasil dipadamkan, kobaran sempat menghanguskan sedikitnya 32 pohon kelapa milik warga setelah merembet ke area perkebunan.
Kapolsek Pagimana, IPTU Muh. Alfian Ismail, mengatakan laporan pertama diterima sekitar pukul 16.00 Wita setelah warga menemukan tiga titik api.
Hasil penyelidikan sementara, api terlihat sejak pukul 14.00 Wita dan diduga dipicu gesekan daun atau ranting kering akibat angin kencang serta cuaca yang sangat panas,” ujarnya.
Memasuki malam hari, kondisi semakin mengkhawatirkan karena angin terus bertiup kencang sehingga api berpotensi mendekati permukiman warga.
Personel Polsek Pagimana bersama BPBD, Pemadam Kebakaran Kabupaten Banggai, TNI, dan masyarakat terus berjibaku melakukan pemadaman hingga situasi berhasil dikendalikan.
Kapolsek mengapresiasi seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan kebakaran sehingga kondisi tetap aman dan kondusif.(AM’oks69).

























