
SUARAUTARA, Jakarta – Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Buol Sulteng, Suhardi Badalo,M.Pd, Sumarlin, S.Sos dan Karianto, S,Sos serta korsek Bawaslu Buol Muhammad A. Singara, S,Ag, M,Si di dampingi staff sekretariat menghadiri kegiatan Konsolidasi Nasional Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Seluruh Indonesia di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan. Sabtu, (17/12/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan yang dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo tersebut juga dihadiri oleh Menteri Hukum Dan HAM, Yasonna Laoly, Ketua KPU RI, Hasyim Ashari, Pj. Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, serta Ketua dan Anggota Bawaslu RI, Rahmat Bagja, Lolly Suhenty, Puadi, Herwyn J.H. Malonda, dan Totok Hariyono.

Dalam sambutannya Presiden Jokowi mengingatkan agar bahwa salah satu kerawanan dalam pemilu adalah soal politik identitas, politisasi SARA yang dapat memecah belah keutuhan dan persatuan bangsa.

“Tapi kita gak boleh bersantai-santai dengan politik identitas, politisasi agama, politisasi SARA, jangan berikan ruang apapun”. Ujarnya
Jokowi juga meminta agar Bawaslu menindak segala pelanggaran dengan tegas tanpa ragu dalam menegakkan aturan.

“Bawaslu harus tegas dalam menegakkan aturan, tidak boleh ragu”. Tegas Jokowi

Menurut Korsek Bawaslu Buol Muhammad A Singara, S.Ag, M.Si saat dihubungi suarautara.com, Sabtu (17/12/2022) mengatakan Kegiatan Konsolidasi Nasional Bawaslu tersebut rencana akan dilaksanakan hingga 19 Desember 2022 dengan berbagai macam rangkaian kegiatan seperti gerak jalan, sosialisasi pengawasan pemilu 2024, pameran hasil pengawasan dari 34 Provinsi Se- Indonesia, dan di ikuti oleh sekitar 4.500 orang dari Bawaslu seluruh Indonesia.

” Alhamdullah kita bisa mengikuti agenda Konsolnas ini mengingat agenda ini begitu pentingnya bagi Bawaslu se Infonesia dalam menyambut tuga-tugas kepemiluan dalam hal ini pengawasan Pemilu 2024 nanti,” singkat Singara.
[uchan***]























