Akselerasi Peningkatan SDM Berkualitas dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang Berkelanjutan Secara Inklusif Berbasis Potensi Unggulan

Sabtu, 6 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto istimewa : Bupati Ir H.Amirudin.SP.MP.MM dan Wakil Bupati Banggai Drs H.Furqanuddin.MM

foto istimewa : Bupati Ir H.Amirudin.SP.MP.MM dan Wakil Bupati Banggai Drs H.Furqanuddin.MM

Suarautara.com, Banggai –  Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, tidak lagi menunggu gelombang perubahan ekonomi datang menghantam. Di bawah komando Bupati Ir. H. Amirudin, S.P, M.M, M.P. dan Wakil Bupati Drs. H. Furqanuddin, M.M, daerah ini mengambil langkah proaktif dengan menggabungkan akselerasi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan pengelolaan potensi unggulan lokal.

Hasilnya adalah sebuah model pertumbuhan ekonomi yang tidak hanya mengejar angka makro, tetapi juga menjamin keberlanjutan ekologis dan pemerataan kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Selama lebih dari satu dekade paradigma pembangunan di banyak wilayah masih terjebak pada pola ekstraktif. Sumber daya alam dieksploitasi, namun nilai tambahnya justru mengalir keluar daerah. Banggai menyadari bahwa pola tersebut tidak lagi relevan di era ekonomi berbasis pengetahuan, teknologi dan keberlanjutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Potensi unggulan kami mulai dari kakao, kelapa dalam, hingga kekayaan bahari hanya akan menjadi catatan sejarah jika tidak dikelola oleh SDM yang kompeten, berdaya saing, dan berkeadilan.

Akselerasi peningkatan kualitas SDM menjadi ujung tombak transformasi ini. Pemerintah Kabupaten Banggai meluncurkan program pelatihan vokasi terintegrasi yang secara ketat menyelaraskan kurikulum dengan kebutuhan industri hilir.

Nelayan di pesisir kini dilatih mengelola rantai dingin (cold chain), sertifikasi keberlanjutan, dan manajemen hasil tangkapan berbasis data. Petani kakao dan kelapa didampingi menerapkan teknik fermentasi, pengolahan pascapanen, serta standar mutu ekspor.

Wakil Bupati Furqanuddin yang, secara rutin turun memantau pelaksanaan program di tingkat kecamatan, menekankan bahwa strategi ini dirancang secara inklusif sejak awal.

Kami memastikan pelatihan dan pendampingan menjangkau perempuan, pemuda, penyandang disabilitas, dan masyarakat di wilayah Kecamatan  tidak ada yang boleh tertinggal dalam rantai nilai ekonomi saat melakukan pusat kewirausahaan digital di Kecamatan.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banggai per triwulan I 2026 mencatat penurunan tingkat pengangguran terbuka sebesar 2,8 persen, diiringi kenaikan omzet UMKM olahan lokal hingga 35 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) daerah juga mencatat tren kenaikan konsisten, didorong oleh peningkatan rata-rata lama sekolah dan akses layanan kesehatan dasar.

Strategi ekonomi Banggai bertumpu pada klasterisasi potensi unggulan yang dikelola secara terukur. Sektor perkebunan dan kelautan tidak lagi dibiarkan berjalan sendiri, melainkan diintegrasikan melalui kebijakan hilirisasi berbasis kemitraan. Pemkab memfasilitasi akses sertifikasi organik dan fair trade, membuka jalur distribusi langsung ke pasar nasional, serta mendorong pembentukan koperasi produksi yang transparan.

Di sisi lain, prinsip keberlanjutan (sustainability) menjadi garis merah dalam setiap perizinan investasi. Pengembangan pariwisata bahari dan budidaya rumput laut dijalankan beriringan dengan program restorasi mangrove dan perlindungan terumbu karang. Bupati Amirudin secara tegas menyatakan bahwa setiap proyek yang masuk wajib memenuhi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) yang ketat. “Ekonomi hijau dan biru bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Jika kita merusak alam hari ini, anak cucu kita yang akan menanggung biayanya.

Meski progres positif terlihat jelas, tantangan struktural masih menghantui. Konektivitas laut dan darat antar-pulau yang belum optimal, keterbatasan kapasitas fiskal daerah, serta kecepatan adaptasi teknologi di kalangan pelaku usaha tradisional masih menjadi pekerjaan rumah. Namun, kolaborasi quadruple helix pemerintah, akademisi, swasta, dan komunitas sipil telah menjadi fondasi yang semakin kokoh.

Rencana pengembangan kawasan industri kecil terpadu, perluasan infrastruktur digital desa, dan skema pembiayaan bergulir yang lebih fleksibel telah masuk dalam prioritas RPJMD 2025–2030. Dengan pengawasan berbasis data dan partisipasi publik yang terbuka, Banggai berupaya memastikan setiap kebijakan tepat sasaran dan akuntabel.

Penutup

Akselerasi peningkatan SDM berkualitas dan pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan secara inklusif berbasis potensi unggulan bukan sekadar frasa dalam dokumen perencanaan. Di Kabupaten Banggai, konsep tersebut telah menjadi cetak biru pembangunan yang membumi. Ketika potensi alam dikelola oleh manusia yang terampil, berkeadilan, dan berwawasan lingkungan, kemandirian ekonomi daerah bukan lagi utopia, melainkan realitas yang sedang dibangun hari demi hari.

Jejak langkah ini menjadi pengingat bagi seluruh daerah di Indonesia: masa depan ekonomi tidak ditentukan oleh seberapa banyak yang kita gali, melainkan oleh seberapa bijak kita mengolah, seberapa adil kita membagi, dan seberapa kuat kita mempersiapkan manusianya.

Penulis : Dewi Qomariah / SuaraUtara.com
Tanggal Terbit : 6 Juni 2026
Lokasi : Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah
Rubrik : Pembangunan Daerah & Ekonomi Berkelanjutan

Berita Terkait

Perkuat Karakter ASN, Pemda Buol Gandeng MUI Gelar Zikir dan Doa Bersama di Masjid Agung
Persiapan POPDA XXIV Sulteng 2026 di Buol Memasuki Tahap Akhir
Dua Warga Bondowoso Bawa Sajam, Polres Situbondo Menangkap dan Tetapkan Sebagai Tersangka
BPBD Buol Salurkan Bantuan Logistik untuk Terdampak Gempa di Desa Busak Satu
Dandim Situbondo Bersama Ratusan Personil Ikuti Apel Gerakan “Situbondo Adenden”
Insterupsi Camat Pagimana Picu Ketegangan Asisten I Setdakab Banggai Mujiono Perintahkan Keluar dari Ruang Rapat Kajari Akbar Redam Situasi
Kadis TPHP Banggai Subhan Lanusi Sinkronkan Program Strategis Kementan Bersama Tim CWS
Dandim 1308/LB Letkol Inf Cepi Kartiwa Resmikan Jembatan Garuda Merah Putih Aramco Akses Warga Obo Balingara Kini Lebih Mudah

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:10 WITA

Perkuat Karakter ASN, Pemda Buol Gandeng MUI Gelar Zikir dan Doa Bersama di Masjid Agung

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:09 WITA

Persiapan POPDA XXIV Sulteng 2026 di Buol Memasuki Tahap Akhir

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:24 WITA

Dua Warga Bondowoso Bawa Sajam, Polres Situbondo Menangkap dan Tetapkan Sebagai Tersangka

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:47 WITA

BPBD Buol Salurkan Bantuan Logistik untuk Terdampak Gempa di Desa Busak Satu

Rabu, 22 Juli 2026 - 00:13 WITA

Insterupsi Camat Pagimana Picu Ketegangan Asisten I Setdakab Banggai Mujiono Perintahkan Keluar dari Ruang Rapat Kajari Akbar Redam Situasi

Berita Terbaru