Andi Wulur : Penggunaan Dana Desa Harus Tepat Sasaran

Kamis, 20 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTARA.COM, SIGI, – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah, dibawah kepemimpinan Andi Wulur menyatakan bahwa setiap desa harus memiliki perencanaan pembangunan yang baik serta terarah guna pengelolaan hingga pemanfaatan anggaran Dana Desa (DD).

Hal itu dikatakan Andi Wulur dalam pernyataannya baru-baru ini,

Perencanaan pembangunan yang ada di desa, harus betul-betul dibuat dengan baik, sedemikian rupa agar terarah“, tegas Kepala Dinas PMD Kabupaten Sigi ini dalam keterangannya, Selasa (19/1/2022) waktu setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kadis PMD itu menjelaskan, sesuai dengan amanah Peraturan Presiden Nomor 104 Tahun 2021 tentang rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran (TA). 2022, telah mengatur mengenai alokasi Anggaran Dana Desa (ADD).

Anggaran dana desa dari APBN, kata dia, alokasinya 40 persen untuk pengentasan kemiskinan skema bantuan langsung tunai, 20 persen untuk pembangunan ketahanan pangan dan 8 persen untuk penangan Covid-19 di Kabupaten Sigi.

Adapun anggaran yang tersisa yaitu 32 persen. Kemudian, di 32 persen itu, di dalamnya masuk alokasi untuk penanganan Stunting, pembangunan kualitas kesehatan keluarga dan SDGs.

Dengan begitu, lanjut Wulur sapaannya, pemerintah desa harus melakukan inovasi-inovasi dalam pengelolaan anggaran dana desa, sesuai dengan alokasi yang telah ditentukan, ” Program pembangunan yang diselenggarakan di tingkat desa, harus betul-betul terarah, sesuai dengan alokasinya yang ada,” jelasnya.

Terlebih dari setiap alokasi itu, sambung Wulur, ada target yang ingin dicapai oleh pemerintah, seiring dengan target pembangunan Nasional. Salah satunya adalah pembangunan ketahanan pangan untuk swasembada pangan, menuju kawasan Ibu Kota Negara yang baru di Kalimantan Timur.

Kemudian, padat karya harus lebih diarahkan pada pemberdayaan masyarakat, bukan pada fisik, ” Karena salah satu prioritas dari alokasi dana desa adalah penurunan angka kemiskinan juga,” terangnya.

 

 

 

 

 

 

(KominfoSigi/Red)

Berita Terkait

Upaya Ki Dalang Kadaryono Melestarikan Kesenian Wayang Topeng
KONI Touna Verifikasi 19 Cabor untuk PORPROV Morowali, Keikutsertaan Masih Bisa Berubah
Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Suntara Wisnu Kunker ke Banggai dan Balut Perkuat Sinergitas TNI-Pemda
Kekeringan dan Karhutla Mengancam, Pemkab Buol Mulai Siapkan Langkah Antisipasi
Kementan RI Dinas TPHP Banggai dan AKPY-BPDP-Ditjenbun Dorong Kompetensi SDM Tingkatkan Produktivitas TBS Pekebun
Kodim 1308/LB Dukung dan Kawal Pembagian Air Pertanian di Masama Petani Sepakati Giliran Lima Hari
Putusan MA Final Tanjung Sari Pasti Digusur..? Peran dan Kewenangan Satgas PKA Dipertanyakan
Kontrak Politik dan Putusan MA Jadi Dilema Gubernur Sulteng Nasib Warga Tanjung Sari Disorot Publik

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 05:18 WITA

Upaya Ki Dalang Kadaryono Melestarikan Kesenian Wayang Topeng

Rabu, 16 September 2026 - 05:18 WITA

KONI Touna Verifikasi 19 Cabor untuk PORPROV Morowali, Keikutsertaan Masih Bisa Berubah

Rabu, 16 September 2026 - 00:55 WITA

Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Suntara Wisnu Kunker ke Banggai dan Balut Perkuat Sinergitas TNI-Pemda

Rabu, 16 September 2026 - 00:25 WITA

Kekeringan dan Karhutla Mengancam, Pemkab Buol Mulai Siapkan Langkah Antisipasi

Selasa, 15 September 2026 - 20:45 WITA

Kodim 1308/LB Dukung dan Kawal Pembagian Air Pertanian di Masama Petani Sepakati Giliran Lima Hari

Berita Terbaru