Wujudkan Kemandirian Ekonomi, Pemkab Touna Gencarkan Program Pro-UMKM

Senin, 27 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarautara. Com, TOUNA – Pemerintah daerah Kabupaten Tojo Una-Una terus berkomitmen untuk mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui kebijakan yang berpihak pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Melalui sinergi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga keuangan, koperasi, dan dunia usaha, Pemerintah berupaya menciptakan lingkungan usaha yang inklusif dan berdaya saing.

Hal itu disampaikan oleh Asisten Umum Kabupaten Tojo Una-Una, Alimudin Muhammad saat membuka Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Pemahaman dan Kepatuhan Terhadap Legalitas Usaha Bagi Pelaku Usaha Mikro di Aula Hotel Ananda, Senin (27/10/20250.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Alimudin mengatakan, bahwa usaha mikro merupakan tulang punggung perekonomian di Kabupaten Tojo Una-Una maupun skala nasional umumnya di Kabupaten Tojo Una-Una. Sektor ini menjadi penggerak utama kegiatan ekonomi di tingkat desa dan kecamatan.

“Sektor ini menjadi penggerak utama kegiatan ekonomi di tingkat Desa dan Kecamatan. Kontribusi pelaku usaha mikro terhadap pembentukan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) cukup signifikan,” ujarnya.

Alimudin menyebut, seperti yang tercatat pada Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tojo Una-Una jumlah data perizinan di tahun 2025 sebanyak 1.656 perizinan dan untuk non perizinan sebanyak 262 NIB, dengan total 1.918 pelaku usaha yang diterbitkan Nomor Induk Berusaha.

“Namun kita sadari bersama, masih banyak pelaku usaha mikro yang berjalan secara informal, tanpa legalitas yang jelas, sehingga seringkali menghadapi kendala dalam akses modal, kerja sama, dan pengembangan produk,” sebutnya.

Kondisi ini, kata Almudin, menjadi tantangan bagi kita semua, baik pemerintah maupun masyarakat, untuk mendorong terbentuknya ekosistem usaha mikro yang tertib, legal, dan berdaya saing.

“Legalitas usaha memiliki peran yang sangat penting. Legalitas adalah identitas, pengakuan, dan perlindungan hukum bagi pelaku usaha. Dengan memiliki legalitas seperti NIB, sertifikat halal, izin edar produk, dan lain sebagainya, pelaku usaha dapat lebih mudah mengembangkan usahanya secara profesional,” ungkapnya

Alimudin menambahkan, sejalan dengan Visi Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una, yaitu “Mewujudkan Masyarakat Tojo Una-Una yang Religius, Maju, Adil, dan Sejahtera Berbasis Sektor Unggulan yang Berkelanjutan”.

“Maka penguatan ekonomi kerakyatan adalah bagian tak terpisahkan dari penjabaran visi tersebut. Usaha mikro yang kuat dan legal merupakan landasan bagi terwujudnya masyarakat yang sejahtera, adil, dan mandiri,” tambahnya.

Alimudin berharap melalui program tersebut akan muncul lebih banyak usaha kecil baru yang tumbuh dari usaha mikro yang telah bertransformasi, memiliki legalitas, produk berkualitas, dan jaringan pemasaran yang lebih luas.

“Dengan begitu, kita dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berbasis kerakyatan dan berkelanjutan,” harapnya.

Alimudin juga mengingatkan, agar Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dapat terus melakukan pendampingan pasca-kegiatan, agar hasil sosialisasi dan bimbingan teknis ini benar-benar teraplikasi dalam kehidupan dan praktik usaha sehari-hari.

“Jangan sampai kegiatan hari ini hanya berhenti pada seremonial, tetapi harus dilanjutkan dengan tindakan nyata di lapangan,” pesannya.

Alimudin juga mengajak seluruh masyarakat agar terus memupuk rasa optimis, bahwa dengan tekad, kerja keras, dan sinergi, usaha mikro kita akan semakin berdaya saing dan mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.

“Kita harus yakin, Tojo Una-Una mampu melahirkan pelaku usaha kreatif dan produktif yang menjadi teladan bagi daerah lain di Sulawesi Tengah. Jangan takut

untuk berubah, jangan takut untuk melengkapi legalitas usaha, karena di balik setiap proses ada kebaikan dan peluang yang besar untuk maju,” tutupnya. *** Agung

Berita Terkait

Karhutla Hanguskan 3 Hektare Lahan di Ulubongka, BPBD dan Tim Gabungan Lakukan Pemadaman
Bupati Buol Hadiri Rakor Pencegahan Korupsi Pelayanan Publik Bidang Pertanahan se-Sulawesi Tengah
Hari Keenam Operasi Sar, Tim Gabungan Perluas Area Pencarian Ferdiyansyah di Perairan Teluk Tomin
Korban Penganiayaan, Kades Bongka Koy Serahkan Bukti Tambahan ke Polres Touna
Efisiensi Anggaran 2026, Pemkab Tojo Una-Una Tegaskan Komitmen Layanan Publik Tetap Prioritas
Polres Touna Ungkap 32 Kasus Narkoba Selama Januari–Juni 2026
Sosialisasi Hukum Pidana Dan Perdata, Kades Ihram: Wujudkan Desa Sadar Hukum
Antisipasi Bencana, Disdamkarmat dan BPBD Edukasi Mitigasi Kebakaran Saat Reses Ketua DPRD Tojo Una-una

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:44 WITA

Karhutla Hanguskan 3 Hektare Lahan di Ulubongka, BPBD dan Tim Gabungan Lakukan Pemadaman

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:46 WITA

Bupati Buol Hadiri Rakor Pencegahan Korupsi Pelayanan Publik Bidang Pertanahan se-Sulawesi Tengah

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:38 WITA

Hari Keenam Operasi Sar, Tim Gabungan Perluas Area Pencarian Ferdiyansyah di Perairan Teluk Tomin

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:44 WITA

Korban Penganiayaan, Kades Bongka Koy Serahkan Bukti Tambahan ke Polres Touna

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:26 WITA

Efisiensi Anggaran 2026, Pemkab Tojo Una-Una Tegaskan Komitmen Layanan Publik Tetap Prioritas

Berita Terbaru