Suarautara.com, Banggai – Kodim 1308/Luwuk Banggai menggelar Uji Kenaikan Tingkat (UKT) Pencak Silat Militer (PSM) bagi prajurit dari sabuk kuning menuju sabuk hijau.
Kegiatan berlangsung di Aula Makodim 1308/LB dan diuji langsung oleh tim dari Jasdam XXIII/Palaka Wira.
Pelaksanaan UKT tersebut menjadi bagian dari program pembinaan kemampuan bela diri prajurit TNI Angkatan Darat, sekaligus untuk mengukur tingkat penguasaan teknik, ketangkasan, kondisi fisik serta kesiapan mental personel.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pelaksanaannya, para peserta mengikuti sejumlah materi ujian, mulai dari teknik dasar, jurus, ketangkasan, kemampuan fisik hingga penerapan teknik bela diri militer. Seluruh tahapan dilaksanakan secara disiplin dan terukur sesuai standar yang telah ditetapkan.
Pencak Silat Militer merupakan salah satu keterampilan yang penting dalam mendukung profesionalisme prajurit.
Melalui kegiatan UKT, kemampuan yang selama ini diperoleh melalui latihan rutin dievaluasi untuk memastikan setiap personel memiliki kompetensi bela diri yang memadai dalam menunjang pelaksanaan tugas di lapangan.
Tim penguji dari Jasdam XXIII/Palaka Wira melakukan penilaian terhadap peserta secara objektif berdasarkan kemampuan masing-masing serta ketentuan yang berlaku.
Dandim 1308/Luwuk Banggai, Letkol Inf Cepi Kartiwa, S.Pd, mengatakan kenaikan tingkat Pencak Silat Militer tidak semata-mata ditandai dengan perubahan warna sabuk, tetapi juga menjadi gambaran peningkatan kemampuan, kedisiplinan dan mental juang prajurit.
“Kita ingin memastikan setiap prajurit memiliki kemampuan bela diri yang terukur, disiplin dalam berlatih, serta memiliki mental juang yang kuat.
Kenaikan tingkat bukan sekadar perubahan warna sabuk, tetapi merupakan wujud peningkatan kualitas diri dan profesionalisme sebagai prajurit TNI AD,” tegasnya.
Kegiatan UKT berlangsung aman, tertib dan lancar. Para peserta mengikuti seluruh rangkaian ujian dengan penuh semangat.
Melalui pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, Kodim 1308/Luwuk Banggai terus mendorong terbentuknya prajurit yang tangguh, disiplin, profesional serta memiliki kemampuan bela diri yang andal dalam mendukung pelaksanaan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara.(AM’oks69).

























