BUOL – Sudah masuk bulan Oktober 2023. Sayangnya, TPG 50 persen THR untuk guru di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah (Sulteng) belum juga cair. Lain halnya di kabupaten lain di Sulteng dan Gorontalo, sudah ada yang cair. Seperti di beberapa daerah, per bulan Agustus 2023 lalu, kabarnya sudah ada pencairan TPG 50 persen ini.
Tiap dikonfirmasi, jawaban pihak Dinas Pendidikan Buol dan PPKAD masih sama.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pihak dinas pendidikan kabupaten Buol yang mengurusi TPG ini beberapa wakyu lalu, mengatakan pihaknya hingga kini belum mendapat kabar dari PPKAD jika dana tersebut sudah masuk ke rekening daerah.
Ratusan Guru SD dan SMP di Kabupaten Buol, hinnga kini belum meneriman tambahan Tunjangan profesi Guru (TPG) untuk THR 50 persen Idul Fitri Tahun 2023 yang hingga saat ini tak kunjung cair. Bahkan menurut penuturan dinas, dananya belum ditransfer Kemenkeu. Apakah masih akan cair?
Pipin sapaan akrabnya mengatakan, bahwa pencairan TPG untuk THR 50 persen ini memang masih tertunda dan mengalami kendala, dikarena harus melalui beberapa proses mulai dari review penginputan data di Kemendikbud dan Kemenkeu sehingga sampai hari ini belum bisa disalurkan.
Dan terkait dengan hal ini masih menunggu transferan dari Kemenkeu karena anggaranya bersumber dari APBN. “Belum,” singkat Pipin saat dihubungi media ini terkait dengan informasi pencairan TPG 50 persen.
Pemerintah Indonesia memberikan 50 persen tunjangan profesi guru dan 50 persen tunjangan profesi dosen bagi guru dan dosen yang tidak mendapatkan tunjangan kinerja atau tambahan penghasilan dalam tunjangan hari raya (THR) 2023.
Terkait belum dibayarkan THR sebesar 50 persen ini telah menuai protes sejumlah guru. Dirinya kembali menegaskan bahwa itu bukan dikarenakan suatu keterlambatan, namun untuk mencairkan itu ada beberapa proses dan mekanisme yang harus dilalui. “Yang jelas kita tunggu transfer dari pusat dulu,” singkatnya.
Sementara para guru berharap agar uang itu segera cair. Apa lagi dengan kondisi saat ini, dimana semua kebutuhan naik. ”Kalau bisa Oktober ini cair, kami butuh uangnya,uajr salah satu guru SMP di Buol yang enggan disebut namanya.
Beberapa guru juga menyatakan hal sama. Seperti guru SD Negeri di Buol ini, sangat berharap agar dana tersebut cair.
Upaya konfirmasi dilakukan ke pihak PPKAD Kabupaten Buol melalui Kasi Alur kas Daerah. Ronny Wicaksono melalui pesan wasstap untuk menanyakan soal ini, namun sayangnya selang 2 hari tidak direspon dan terkesan cuek. (Can)






















