BUOL, SUARAUTARA.COM – Pemerintah Kecamatan Tiloan bekerjasama dengan koordinator wilayah (Korwil) Kampung KB yang difasilitasi Pemerintah desa Maniala melenggarakan Penyuluhan, bertempat di BPU desa Maniala, Sabtu (7/12/2024).
Kegiatan ini bertujuan dalam rangka percepatan penurunan Stunting melalui Program Pendewasaan Usia (PUP) dan memberikan pemahaman kepada masyarakat dan generasi muda dalam hal pencegahan penggunaan obat-obat terlarang dan Miras.
Adapun nara seumber kegiatan penyuluhan ini diantaranya, Camat Tiloan, Jufrin Ls Lamadang, Kepala Puskesmas Tiloan, Gafar Lasama, KUA Tiloan, Mustakim, S.Ag, Kapospol Tiloan, Andre Setiawan, Danramil Momunu Tiloan diwakili Babinsa, Abdul Rahman L. dan ketua DPK Knpi Tiloan, Safran serta dihadiri masyarakat dan generasi muda di wilayah itu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatannya Camat Tiloan, Jufrin lamadang mengatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pada kegiatan Pemuda dan KNPI Tiloan, bahwa kegiatan seperti ini harus berkelanjutan karena ini adalah upaya pemerintah dalam melakukan percepatan penurunan Stunting dan menghindarkan anak muda dari kegiatan2 yg bersifat negatif seperti penyalahgunaan narkoba obat terlarang dan miras.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Tiloan, Gafar Lasama menyampaikan bahwa bahaya penggunaan narkoba dan obat-obat terlarang sesuatu yang tidak dibenarkan, maka dengan ini kami mengharapkan generasi muda di wilayah Tiloan agar tidak terjerumus dalam hal-hal yang merugikan diri sendiri.
Sementara itu, KUA Tiloan, Mustakim, S.Ag selaku nara sumber juga menyampaikan tentang maraknya pernikahan dini dan dampak dari pernikahan dini yang terjadi akhir-akhir ini di kabupaten Buol.
“ usia ideal menikah adalah laki2 19 tahun dan perempuan juga 19 tahun ini berdasarkan regulasi perundang2an tentang pernikahan,” tuturnya.
Kapospol Tiloan Andre Setiawan dan babinsa juga menambahkan terkait khamtibmas di kecamatan Tiloan yang saat ini terindikasi sudah masuknya peredaran obat-obat terlarang terutama narkoba jenis sabu.
“ kami menemukan beberapa anak muda yang diduga memakainya, bahkan kami menangkap pengedarnya dan kami terus memantau situasi, kami berharap kepada generasi muda yang ada di desa Maniala, umunya di Tiloan untuk tidak ikut-ikutan dalam hal-hal yang bersifat negatif, ingat perjalan kalian masih panjang dan kalian adalah harapan kami ke depan,” terang keduanya.
Menurut ketua DPK KNPI Kecamatan Tiloan, Safran mengatakan bahwa kegiatan penyaluhan ini bagian dari kelanjutan tema yang diangkat pada peringatan hari sumpah pemuda yang diselenggarakan KNPI pada bulan Oktober beberapa waktu lalu.
Safran juga menyampaikan dalam kesempata itu, bahwa peran anak mudah sangat penting dalam membangun negara ini khususnya di wiliyah kecamatan Tiloan, anak mudah harus ambil bagian dalam pembangunan dan membantu pemerintah apalagi visi dan misi bapak presiden Prabowo menuju.
“ Anak mudah adalah agen of change agen perubahan, dan perubahan selalu dimulai dari inovasi dan keterampilan.,” pungkasnya.
Munawir A, Nouk, S.STP, MM selaku ketua DPD KNPI kabupaten Buol mengapresi kegiatan yang turut didukung oleh DPK KNPI Tiloan yang terus berkolaborasi dengan pemerintah setempat.
“ kami mengapresiasi teman-teman DPK Tiloan, teruslah berinovasi jika sekiranya kita tidak bisa memberikan yang terbaik kepada orang lain, namun bisa berguna bagi diri kita sendiri dan tidak menyusahkan orang lain, hindari hal-hal berbau negatif, saya yakin bahwa teman-teman pemuda Tiloan adalah orang-orang hebat mampu melihat mana yang baik dan mana yang tidak, mari bantu pemerintah dalam mewujudkan indonesia emas 2045,” pungkas Munawir yang juga menjabat kaban Bapenda Buol ini.**






















