Perburuan Babi di Bontomangiring Hanya Dapat 7 Ekor, A. Utta Tidak Puas

Minggu, 26 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTARA.COM, Bulukumba – Hasil perburuan babi di Desa Bontomangiring Kecamatan Bulukumpa hari ini, 26 Desember 2021 hanya mendapatkan tujuh ekor, capaian yang paling sedikit diantara perburuan yang dilakukan dibeberapa desa selama ini.

Sebelumnya, koordinator Tim Perburuan Babi Pemkab Bulukumba Thayeb Maningkasi menyampaikan bahwa sedikitnya 400an ekor babi telah dimusnahkan dibeberapa desa di Kecamatan Rilau Ale, Bontotiro, Herlang dan Kajang.

Namun hari ini hasilnya jauh dari yang diharapkan meskipun tim yang turun hari ini cukup banyak, sekitar 200an orang, termasuk tim dari Kabupaten Sinjai yang turut membantu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Thayeb menduga jika hama Babi di wilayah Bontomangiring memang tidak banyak, akan tetapi ada satu hal yang membuat tim merasa berhasil karena mendapatkan hasil buruan babi dengan bobot tubuh yang sangat besar bila dibanding yang didapatkan selama ini.

“Babi ukuran yang sangat besar kami dapatkan di Desa Bintomangiring” ujar Thayeb.

Minggu depan kami kembali akan fokus di Kecamatan Bontotiro, laporan warga, menyampaikan jika di Bontotiro masih banyak yg hama Babi yg meresahkan, ujar Thayeb.

Sementara itu, Bupati Bulukumba H.A. Muchtar Ali Yusuf menganggap perburuan di Desa Bontomangiring hari ini dinilai gagal karena hanya mendapatkan tujuh ekor.

A. Utta sapaan akrabnya mengaku tidak puas, dan akan kembali melakukan perburuan.

Kami ingin pemerintah setempat mengajak masyarakat untuk memaksimalkan perburuan karena ini untuk kepentingan bersama dalam upaya membebaskan lahan- lahan perkebunan warga dari serangan hama Babi, pinta A. Utta. (FN)

Berita Terkait

Klarifikasi Akun Fery Tap Terkait Laporan Camat Ampana Tete: Ada Kesalahpahaman Pesan
Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Desa Buon Mandiri Polisi Lakukan Penyelidikan
Rembuk Stunting, Perkuat Komitmen Bersama Cegah Stunting Sejak Dini
Diduga Cabuli Anak, Oknum ASN Puskesmas Tombiano Resmi Dilaporkan ke Polres Touna
Lewat Program Jurnalis Masuk Sekolah di SMAN 1 Toili Reza Fauzi Dapat Apresiasi dari Ketua PWI Banggai Abdul Saleh
Bupati Amirudin Lepas Kafilah MTQ Banggai ke Sigi Targetkan Tembus Tiga Besar Sulawesi Tengah
IPTU I Wayan Sukarman Ajak Forkopimcam dan Kades Bersatu Wujudkan Kamtibmas Aman di Lamala
Pengguna Jalan Resah Aktivitas Pergudangan Toko Grosir Lutos dan Cipta Ganggu Lalu Lintas Dimana Petugas

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:57 WITA

Klarifikasi Akun Fery Tap Terkait Laporan Camat Ampana Tete: Ada Kesalahpahaman Pesan

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:24 WITA

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Desa Buon Mandiri Polisi Lakukan Penyelidikan

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:12 WITA

Rembuk Stunting, Perkuat Komitmen Bersama Cegah Stunting Sejak Dini

Senin, 8 Juni 2026 - 16:37 WITA

Diduga Cabuli Anak, Oknum ASN Puskesmas Tombiano Resmi Dilaporkan ke Polres Touna

Senin, 8 Juni 2026 - 02:22 WITA

Lewat Program Jurnalis Masuk Sekolah di SMAN 1 Toili Reza Fauzi Dapat Apresiasi dari Ketua PWI Banggai Abdul Saleh

Berita Terbaru