Penumpang KM Sabuk Nusantara 97 Meninggal Dunia Saat Sandar di Pelabuhan Leok, Jenazah Sempat Terlantar di Ambulans

Sabtu, 26 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buol, Suarautara.com – Seorang penumpang kapal KM Sabuk Nusantara 97 bernama Nenpatilima (47), dilaporkan meninggal dunia saat kapal yang ditumpanginya bersandar di Pelabuhan Leok, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, pada Sabtu, (26/7/2025) pagi.

Almarhumah diketahui sedang dalam perjalanan bersama suaminya, Jambres, menuju Tarakan, Kalimantan Utara, setelah sebelumnya menjenguk keluarga di Kwandang, Gorontalo Utara. Berdasarkan keterangan sumber resmi, Nenpatilima sempat tidak sadarkan diri di atas kapal. Meski sempat siuman, tak lama kemudian ia menghembuskan napas terakhir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jenazah langsung dibawa ke RSUD Mokoyuri Buol dan tiba sekitar pukul 08.00 WITA. Namun hingga pukul 11.00 WITA, jenazah dilaporkan masih berada di dalam mobil ambulans milik Balai Karantina Kesehatan (BKK) Kelas II Palu Wilker Buol yang terparkir di halaman rumah sakit.

Situasi ini menimbulkan keprihatinan, lantaran jenazah belum mendapatkan tempat atau penanganan layak. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah kendala menjadi penyebab keterlambatan penanganan, antara lain:

RSUD Mokoyuri Buol tidak memiliki ruang jenazah, Mobil patroli milik kepolisian dalam kondisi rusak, sehingga tidak dapat digunakan untuk evakuasi, Ambulance milik BKK hanya berwenang beroperasi di wilayah Buol.

Pihak keluarga berharap jenazah dapat segera dipulangkan ke Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), tempat tinggal kerabat terdekat. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada kejelasan resmi dari pihak terkait mengenai proses pemindahan jenazah.

“Kami sangat berharap proses pemulangan segera dilakukan. Jenazah seharusnya tidak tertahan terlalu lama tanpa kepastian,” ungkap salah satu anggota keluarga yang enggan disebutkan namanya.

Peristiwa ini menyentuh aspek kemanusiaan yang semestinya tidak boleh terkendala oleh persoalan teknis atau administratif. Namun, informasi resmi terupdate, Jenazah akan dibawah langsung ke Bolmong Utara karena sudah mendapat Mobil Ambulance mengantar ke tempat keluarga terdekat.**

Berita Terkait

Tingkatkan Bacaan Al-Qur’an, Majelis Taklim Hidayah Buol Gelar Pengajian Mingguan
Dishub Buol Optimalkan Pengelolaan Parkir dan Pelabuhan Kumaligon, Target PAD 2026 Naik Rp50 Juta
Warga Hulubalang Desak Pembangunan Tembok Abrasi Pantai, Ancaman Kerusakan Pemukiman
Hadapi Pemangkasan Dana Desa, Pemdes Hulubalang Gelar Musrembangdes 2027
Kualitas Air Bersih Jadi Perhatian, Perumdam Motanang Tinjau Sumber Air Asahan
Pemdes Kokobuka Antisipasi Efisiensi Anggaran dengan Pengurangan Insentif
AKP Jordan RZ Pellokila Tekankan Penerapan KUHP Terbaru di Satreskrim Polres Buol
Polsek Belitang III Laksanakan Patroli Berikan Rasa Aman Pada Masyarakat

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 19:12 WITA

Tingkatkan Bacaan Al-Qur’an, Majelis Taklim Hidayah Buol Gelar Pengajian Mingguan

Rabu, 21 Januari 2026 - 10:57 WITA

Dishub Buol Optimalkan Pengelolaan Parkir dan Pelabuhan Kumaligon, Target PAD 2026 Naik Rp50 Juta

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:44 WITA

Warga Hulubalang Desak Pembangunan Tembok Abrasi Pantai, Ancaman Kerusakan Pemukiman

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:15 WITA

Hadapi Pemangkasan Dana Desa, Pemdes Hulubalang Gelar Musrembangdes 2027

Selasa, 20 Januari 2026 - 14:26 WITA

Kualitas Air Bersih Jadi Perhatian, Perumdam Motanang Tinjau Sumber Air Asahan

Berita Terbaru