Buol, Suarautara.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Oyak, Kecamatan Paleleh Barat, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) kepada masyarakat pada Jumat, (22/8/2025) pukul 08.00 WITA.
Penyaluran berlangsung di Kantor Desa Oyak, dihadiri oleh Sekretaris Desa (Sekdes) Jupri Maga yang mewakili Kepala Desa Muhlis Mansur, serta disaksikan oleh aparat desa diantaranya Hasan Mokodompit
Marya Adam dan Iyam yusup.
Sebanyak 12 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tercatat menerima BLT untuk periode April hingga Juni, dengan total bantuan sebesar Rp900 ribu per keluarga, atau Rp300 ribu per bulan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sekdes Jupri A.B Maga menyampaikan bahwa penyaluran BLT ini merupakan wujud komitmen pemerintah desa untuk membantu masyarakat kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
“Kami berharap bantuan ini bisa benar-benar membantu meringankan beban ekonomi warga penerima, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok. Kami juga mengimbau agar dana yang diterima dapat digunakan sebaik mungkin,” ujar Jupri Maga.
Sementara itu, salah satu warga penerima manfaat mengaku bersyukur dengan adanya bantuan tersebut.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi kami, apalagi di tengah kondisi ekonomi yang serba sulit. Terima kasih kepada pemerintah desa yang sudah memperhatikan kami,” ungkap seorang penerima manfaat.
Latar Belakang BLT Dana Desa
BLT-DD merupakan program nasional yang bersumber dari Dana Desa, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK). Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat miskin atau rentan miskin, khususnya pasca pandemi dan dalam menghadapi tekanan ekonomi akibat kenaikan harga kebutuhan pokok.
Setiap keluarga penerima manfaat berhak memperoleh bantuan sebesar Rp300 ribu per bulan, yang disalurkan secara bertahap sesuai periode yang telah ditetapkan pemerintah desa.
Pemerintah Desa Oyak berkomitmen untuk menyalurkan BLT-DD secara transparan, tepat sasaran, serta berlandaskan asas keadilan sosial. Dengan adanya program ini, diharapkan taraf hidup masyarakat kurang mampu dapat terbantu, sekaligus mendorong pemulihan ekonomi di tingkat desa.(Ray)






















